KSAD Dudung Acungi Jempol Helikopter Apache: Alutsista Berteknologi Canggih

Rabu, 19 Januari 2022 - 16:18 WIB
loading...
KSAD Dudung Acungi Jempol...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengakui helikopter serang Apache sebagai alusista berteknologi canggih. Foto/Instagram TNI AD
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman berkesempatan menerbangkan helikopter serang AH-64E Apache beberapa waktu lalu. Ini menjadikan Dudung sebagai KSAD pertama yang berhasil menerbangkan alutsista buatan Amerika Serikat tersebut.

Sebelum menerbangkan helikopter, Dudung telah mendapatkan pelatihan dasar cara menerbangkannya. Mantan pangkostrad ini juga telah mendapatkan mengenai arahan pra-terbang, fitting vest (rompi pas), helmet di Gedung Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Setelah segala persiapan rampung, Dudung segera lepas landas menuju kawasan Simpang Lima dan kembali lagi ke Bandara A. Yani Semarang. Penerbangan memakan waktu selama kurang lebih 30 menit.

Baca juga: Diragukan Pimpin TNI-AD, Dudung Abdurachman Terbangkan Heli Apache

Dudung menuturkan, Apache merupakan salah satu alutsista yang berteknologi tinggi. Pun demikian halnya dengan risiko yang dihadapi saat menerbangkannya.

"Heli apache merupakan Alutsista terdepan yang sangat sarat dengan teknologi canggih dan resiko yang begitu tinggi," jelas Dudung dalam video yang diunggah TNI AD dikutip, Rabu (19/1/2022).

Atas dasar itulah, Dudung mengaku ingin mencoba menerbangkan helikopter tersebut. Selain itu, tujuannya agar dapat merasakan apa kesulitan yang turut dirasakan oleh para prajurit penerbang lain.

"Bagaimana mengendalikan di udara supaya saya tau bagaimana kesulitan dan kecanggihan perawatan tersebut. Supaya saya juga tau bagaimana prajurit saya di lapangan di dalam menerbangkan pesawat," ungkapnya.



Jenderal Dudung pun mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berkeyakinan bahwasanya Indonesia memiliki alutsista yang canggih. Atas dasar itu, kedaulatan NKRI tetap bisa dijaga penuh.

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk yakin bahwa alutsista yang kita miliki terutama Heli Apache ini super canggih. Dan tentunya keyakinan juga terhadap diri saya bahwa suatu ketika nanti kita mampu tetap menjaga kedaulatan NKRI," ucapnya.

Sebagai informasi, helikopter ini dikendalikan oleh dua orang awak. Adapun persenjataan utamanya terdiri dari sebuah senapan mesin M230 kaliber 30 mm yang terletak di bawah hidung AH-64 Apache.

Helikopter ini juga bisa membawa gabungan persenjataan lain seperti AGM-114 Hellfire dan pod roket Hydra 70 di empat hard point pada pangkal sayap.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seskab Teddy: Langit...
Seskab Teddy: Langit Indonesia Harus Aman, Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar
Momen Prabowo Cek Cockpit...
Momen Prabowo Cek Cockpit Jet Tempur Rafale Buatan Prancis
Presiden Prabowo Tegaskan...
Presiden Prabowo Tegaskan Pertahanan Kunci Stabilitas Negara
Tambah Alutsista, Prabowo:...
Tambah Alutsista, Prabowo: Indonesia Tak Punya Kepentingan Selain Menjaga Wilayah Sendiri
Jepang Tawarkan Kapal...
Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Kapal Perang Fregat Mogami ke Indonesia
Baykar-PT Republik Aero...
Baykar-PT Republik Aero Dirgantara Kembangkan Drone Bayraktar Kizilelma untuk Indonesia
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Rekomendasi
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Weizmann Institute,...
Weizmann Institute, Lab Senjata Canggih Israel Hancur Dirudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved