Sekjen Kemensos Diusir karena Tantang Ace Hasan, Begini Kalimatnya

Rabu, 19 Januari 2022 - 13:37 WIB
loading...
Sekjen Kemensos Diusir karena Tantang Ace Hasan, Begini Kalimatnya
Ace Hasan menganggap kalimat Sekjen Kemensos Harry Hikmat yang disampaikan dalam Bahasa Sunda sebagai tantangan. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memanas sejak dibuka. Seluruh anggota dan pimpinan Komisi VIII DPR mengusir Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial ( Sekjen Kemensos ) Harry Hikmat dari Ruang Rapat Komisi VIII DPR.

Harry diusir lantaran pernyataannya yang diangga menantang Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily . Sementara yang dipahami apa yang disampaikan politikus Golkar itu semta-mata bagian dari fungsi pengawasan terhadap Kemensos sebagai mitra kerja.

Dalam rapat, Ace menjelaskan permulaan konflik tersebut. Dia menceritakan, saat Mensos Risma berkunjung ke daerah pemilihannya di Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Bandung Barat), tidak ada pemberitahuan kepada Komisi VIII, khususnya Ace. Padahal itu sudah menjadi kesepakatan. Ada pun yang mengatur hal itu adalah Sekjen Kemensos. Kala itu Harry sudah menyampaikan maaf. Tetapi ternyata tidak berhenti di situ. Harry mengatakan apa yang disampaikan Ace itu sinis.

"Padahal kesepakatan kita bersama, bahwa dalam setiap kali ibu menteri ke dapil diberitahu dan itu adalah yang ngatur adalah Sekjen. Sekjen waktu itu memang telah minta maaf, tapi setelah nyerocos bu, bilang yang saya lakukan itu sinis, bahwa saya diundang kemensos enggak pernah dateng, apa urusannya bicara seperti itu?," kata Ace di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Komisi VIII DPR Kompak Usir Sekjen Kemensos dari Rapat, Ada Apa?

Ace sudah menyampaikan kepada teman-teman di Komisi VIII DPR agar hal ini tidak perlu diperpanjang karena ia menghormati Risma. Ia pun sudah bermitra dengan Kemensos sejak lama, bahkan sejak era Idrus Marham. Sejak 2013 ia sudah di Komisi VIII. Dia hanya menyesalkan sikap kritisnya dianggap sebagai sinisme, dianggap berburuk sangka dan perilaku yang tidak baik.



Mensos Risma pun menyampaikan permohonan maaf kembali sambil terisak. Namun Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto meminta agar Risma tidak memotong penjelasan Ace.

"Saya enggak masalah, Bu. Tapi ini soal kita menjaga marwah masing-masing lembaga, menjaga fungsi kita masing-masing, menjaga keseimbangan dalam konteks check and balances. Jangan sampai apa yang kita lakukan dianggap sampai nantangin, Bu," sesal Ace.



Ketua Ikatan Alumni UIN Jakarta (IKALUIN) ini pun mengungkap kalimat Sekjen Kemensos yang sangat menantang Ace. Kalimat itu disampaikan dalam Bahasa Sunda.

"Kalau bahasa sundanya beliau sampaikan rek dihideungken daek dibereumken, mangga we kumaha, Pak Ace" (Mau dihitamkan, mau dimerahkan, silakan saja terserah Pak Ace). Itu nantangin Pak, kalau dalam Bahasa Sunda. Tanya sama orang Sunda," ungkap Ace.

Ace pun sempat ingin membuka percakapan Whatsapp-nya dengan Sekjen Kemensos. Tetapi Yandri melarang dan mengatakan hal itu tidak perlu lagi diperpanjang.
(muh)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3165 seconds (10.101#12.26)