Risma Ingin Sujud Minta Maaf atas Kesalahan Sekjen Kemensos ke Komisi VIII DPR
Rabu, 19 Januari 2022 - 12:46 WIB
loading...
A
A
A
Risma turut meminta agar Sekjen Kemensos Harry Hikmat untuk meminta maaf kepada Komisi VIII DPR RI. "Bapak ibu semuanya, kalau memang ada yang tidak berkenan saya mohon dimaafkan, karena suasana di kami tegang sekali, kami harus bansos PPKM jalan, kemiskinan ekstrem, kemungkinan kami harus penyaluran itu besar sekali. Saya pun sempat agak tegang, tapi saya mohon izin Pak Sekjen diperkenankan minta maaf," katanya.
Untuk diketahui, dalam raker Komisi VIII DPR dengan Mensos Tri Rismaharini diawali dengan kekesalan seluruh anggota dan pimpinan komisi. Kekesalan mereka ditengarai oleh sikap dan cara komunikasi Sekjen Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat terhadap Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily.
Baca juga: Komisi VIII DPR Kompak Usir Sekjen Kemensos dari Rapat, Ada Apa?
Ace Hasan Syadzily menyebut sikap Sekjen Kemensos sinis terhadap pekerjaan DPR sebagai fungsi pengawasan lembaga pemerintah. "Saya terus terang saja, ketika ibu ke dapil saya, kemudian tidak memberitahu ke dapil kami, padahal kesepakatan kita bersama dalam setiap kali Ibu Menteri ke dapil, setidaknya diberikan informasi yang mengatur adalah Sekjen," katanya.
"Sekjen waktu itu memang minta maaf, tapi setelah itu nyerocos, bilang apa yang saya lakukan itu sinis, bahwa saya diundang oleh Kemensos tidak pernah datang. Apa urusannya bicara seperti itu?" katanya.
Untuk diketahui, dalam raker Komisi VIII DPR dengan Mensos Tri Rismaharini diawali dengan kekesalan seluruh anggota dan pimpinan komisi. Kekesalan mereka ditengarai oleh sikap dan cara komunikasi Sekjen Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat terhadap Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily.
Baca juga: Komisi VIII DPR Kompak Usir Sekjen Kemensos dari Rapat, Ada Apa?
Ace Hasan Syadzily menyebut sikap Sekjen Kemensos sinis terhadap pekerjaan DPR sebagai fungsi pengawasan lembaga pemerintah. "Saya terus terang saja, ketika ibu ke dapil saya, kemudian tidak memberitahu ke dapil kami, padahal kesepakatan kita bersama dalam setiap kali Ibu Menteri ke dapil, setidaknya diberikan informasi yang mengatur adalah Sekjen," katanya.
"Sekjen waktu itu memang minta maaf, tapi setelah itu nyerocos, bilang apa yang saya lakukan itu sinis, bahwa saya diundang oleh Kemensos tidak pernah datang. Apa urusannya bicara seperti itu?" katanya.
(abd)
Lihat Juga :