Elektabilitas Airlangga Diyakini Terus Naik, Golkar: Jangan Terlalu Percaya Hasil Survei
Rabu, 19 Januari 2022 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini ia katakan menanggapi pernyataan yang mengatakan elektabilitas Airlangga Hartarto rendah, mengacu pada hasil salah satu lembaga survei di Jakarta.
"Saya kira terlalu dini bila kita belum apa-apa langsung menarik kesimpulan tentang segala sesuatu, terlebih bila yang dijadikan dasar kesimpulan itu adalah hasil suatu lembaga survei," lanjut Azis.
Namun Azis memahami, tak semua lembaga survei itu membuat hasil yang tidak benar, berdasarkan pesanan pihak tertentu.
"Saya tahu ada beberapa lembaga survei yang independen yang bekerja tanpa agenda politik dan bebas dari subjektivitas sehingga hasilnya obyektif, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.
"Sementara, di sisi lain, banyak sekali lembaga survei yang tidak independen, yang menjadi bagian dari agenda kepentingan politik tertentu dan tentu mereka bakal tidak netral, sehingga datanya tidak dapat dipertanggungjawabkan," tambahnya.
Azis menjelaskan, jika mendekati tahun politik, khususnya mendekati Pilpres 2024, publik akan banyak menjumpai lembaga survei yang meluncurkan hasil survei yang beragam tergantung dari latar belakang masing-masing, atas pesanan siapa, untuk kepentingan siapa dan seterusnya.
"Saya kira terlalu dini bila kita belum apa-apa langsung menarik kesimpulan tentang segala sesuatu, terlebih bila yang dijadikan dasar kesimpulan itu adalah hasil suatu lembaga survei," lanjut Azis.
Namun Azis memahami, tak semua lembaga survei itu membuat hasil yang tidak benar, berdasarkan pesanan pihak tertentu.
"Saya tahu ada beberapa lembaga survei yang independen yang bekerja tanpa agenda politik dan bebas dari subjektivitas sehingga hasilnya obyektif, jujur dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.
"Sementara, di sisi lain, banyak sekali lembaga survei yang tidak independen, yang menjadi bagian dari agenda kepentingan politik tertentu dan tentu mereka bakal tidak netral, sehingga datanya tidak dapat dipertanggungjawabkan," tambahnya.
Azis menjelaskan, jika mendekati tahun politik, khususnya mendekati Pilpres 2024, publik akan banyak menjumpai lembaga survei yang meluncurkan hasil survei yang beragam tergantung dari latar belakang masing-masing, atas pesanan siapa, untuk kepentingan siapa dan seterusnya.
Lihat Juga :