Profil Batalyon Raider 303, Pasukan Elite TNI AD Tempat Almarhum Pratu Sahdi Bertugas
Senin, 17 Januari 2022 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Fakta Pratu Sahdi yang Tewas Dikeroyok Preman, Anggota Pasukan Elite Raider
Pada 1 September 1949 akhirnya ditetapkan sebagai hari lahir Batalyon Infanteri 303. Nama Batalyon ini sendiri sempat mengalami beberapa kali pergantian dari Batalyon D, Batalyon 123 dan Batalyon 303/Setya Perlaya. Serta terakhir pada Juni 1987 berubah lagi menjadi Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati hingga saat ini. Bersama dengan Yonif 321/Raider, Majalengka dan Yonif 323/Raider, Ciamis, Batalyon 303/Setia Sampai Mati kini berada di bawah kendali komando Brigade Infanteri 13/Galuh, Divisi Infanteri 1/Kostrad.
Batalyon Raider ini juga telah banyak terlibat dalam operasi tempur. Tak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Salah satunya, saat 390 anggota pasukan terlibat dalam Kontingen Garuda XII-D di bawah PBB menjadij pasukan penjaga perdamaian di Kamboja. Salah satu tokoh militer yang pernah menjabat sebagai Komandan pasukan ini adalah Mayjen TNI Purn Kivlan Zein periode 1986-1987.
Raider merupakan salah satu pasukan elite TNI AD. Setiap prajurit Raider memiliki kemampuan kemampuan operasi di semua medan laga yakni, di kota, hutan, gunung, sungai, rawa, laut, pantai, dan udara. Setiap prajurit Raider menguasai 3 kemampuan yakni, kemampuan sebagai pasukan antiteroris untuk pertempuran jarak dekat. Kemampuan sebagai pasukan lawan gerilya dengan mobilitas tinggi, dan Kemampuan untuk melakukan pertempuran-pertempuran panjang.
Pada 1 September 1949 akhirnya ditetapkan sebagai hari lahir Batalyon Infanteri 303. Nama Batalyon ini sendiri sempat mengalami beberapa kali pergantian dari Batalyon D, Batalyon 123 dan Batalyon 303/Setya Perlaya. Serta terakhir pada Juni 1987 berubah lagi menjadi Batalyon Infanteri 303/Setia Sampai Mati hingga saat ini. Bersama dengan Yonif 321/Raider, Majalengka dan Yonif 323/Raider, Ciamis, Batalyon 303/Setia Sampai Mati kini berada di bawah kendali komando Brigade Infanteri 13/Galuh, Divisi Infanteri 1/Kostrad.
Batalyon Raider ini juga telah banyak terlibat dalam operasi tempur. Tak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Salah satunya, saat 390 anggota pasukan terlibat dalam Kontingen Garuda XII-D di bawah PBB menjadij pasukan penjaga perdamaian di Kamboja. Salah satu tokoh militer yang pernah menjabat sebagai Komandan pasukan ini adalah Mayjen TNI Purn Kivlan Zein periode 1986-1987.
Raider merupakan salah satu pasukan elite TNI AD. Setiap prajurit Raider memiliki kemampuan kemampuan operasi di semua medan laga yakni, di kota, hutan, gunung, sungai, rawa, laut, pantai, dan udara. Setiap prajurit Raider menguasai 3 kemampuan yakni, kemampuan sebagai pasukan antiteroris untuk pertempuran jarak dekat. Kemampuan sebagai pasukan lawan gerilya dengan mobilitas tinggi, dan Kemampuan untuk melakukan pertempuran-pertempuran panjang.
(cip)
Lihat Juga :