Muncul Sekber Prabowo-Jokowi untuk 2024, Alasannya Demi Pembangunan
Sabtu, 15 Januari 2022 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi permintaan, kata dia, suplai hingga produksi terkendala akibat virus. Kondisi ini, membutuhkan respons dari pemerintah yang cepat dan tepat. Baik di bidang kesehatan, maupun bidang ekonomi. Agar Indonesia tidak jatuh dalam jurang resesi. “Beruntung sampai saat ini Indonesia belum jatuh pada jurang resesi. Sedangkan, banyak negara sudah mengalami resesi, termasuk negara tetangga Singapura," sambungnya.
Oleh karena itu, Gisel menilai, Prabowo dan Jokowo perlu melanjutkan pembangunan yang berkesinambungan. Dalam percepatan investasi, pemerintah berhasil melahirkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang UU Cipta Kerja sehingga bisa dilakukan reformasi ekonomi dan kemudahan perizinan usaha. Di bidang infrastruktur, pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur dan jaringan transportasi di berbagai wilayah di Indonesia tak terhenti meski penyebaran Covid-19 belum bisa dikendalikan.
Gisel menambahkan, yang tidak kalah penting adalah agenda pemindahan status Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang direncanakan akan dimulai pada semester I tahun 2024.
"Atas dasar kesadaran itu, kami dari Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi mendorong Bapak Prabowo Subianto, calon presiden dan Bapak Joko Widodo, calon wakil presiden, sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Maju Jilid II untuk maju dalam Pemilu 2024," tegasnya.
Oleh karena itu, Gisel menilai, Prabowo dan Jokowo perlu melanjutkan pembangunan yang berkesinambungan. Dalam percepatan investasi, pemerintah berhasil melahirkan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang UU Cipta Kerja sehingga bisa dilakukan reformasi ekonomi dan kemudahan perizinan usaha. Di bidang infrastruktur, pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur dan jaringan transportasi di berbagai wilayah di Indonesia tak terhenti meski penyebaran Covid-19 belum bisa dikendalikan.
Gisel menambahkan, yang tidak kalah penting adalah agenda pemindahan status Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang direncanakan akan dimulai pada semester I tahun 2024.
"Atas dasar kesadaran itu, kami dari Sekretariat Bersama Prabowo-Jokowi mendorong Bapak Prabowo Subianto, calon presiden dan Bapak Joko Widodo, calon wakil presiden, sebagai bagian dari Kabinet Indonesia Maju Jilid II untuk maju dalam Pemilu 2024," tegasnya.
(cip)
Lihat Juga :