Duet Anies-Khofifah Bisa Akhiri Keterbelahan Rakyat
Sabtu, 15 Januari 2022 - 05:18 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, kata Tony, Anies kuat di kelompok modern, sedangkan Khofifah kuat di kelompok tradisional. "Anies kuat dukungannya dari kelompok yang selama ini mengambil sikap oposisi, Khofifah kuat di kelompok yang mendukung pemerintahan sekarang," tuturnya.
Dia meyakini Khofifah akan menarik di kelompok pemilih perempuan. Apalagi, kata dia, Khofifah cukup lama menjadi ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU. "Anies dan Khofifah secara elektabilitas akan saling mengisi," ungkapnya.
Kemudian, dia menilai dari sudut partai politik, Khofifah akan mendapatkan back up dari pemerintahan sekarang yang masih cukup punya pengaruh terhadap parpol-parpol yang ada. "PKB jika ikut mendukung Anies-Khofifah, akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak," pungkasnya.
Baca: Airlangga Hartarto Kemungkinan Jajaki Peluang Pilpres 2024 dengan Khofifah
Sebelumnya, Center for Indonesian Reform (CIR) yang bekerja sama dengan Datasight Indonesia telah melakukan beberapa simulasi pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024. Salah satunya, melakukan simulasi pasangan calon dengan latar belakang nasionalis dan religius.
Dia meyakini Khofifah akan menarik di kelompok pemilih perempuan. Apalagi, kata dia, Khofifah cukup lama menjadi ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU. "Anies dan Khofifah secara elektabilitas akan saling mengisi," ungkapnya.
Kemudian, dia menilai dari sudut partai politik, Khofifah akan mendapatkan back up dari pemerintahan sekarang yang masih cukup punya pengaruh terhadap parpol-parpol yang ada. "PKB jika ikut mendukung Anies-Khofifah, akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak," pungkasnya.
Baca: Airlangga Hartarto Kemungkinan Jajaki Peluang Pilpres 2024 dengan Khofifah
Sebelumnya, Center for Indonesian Reform (CIR) yang bekerja sama dengan Datasight Indonesia telah melakukan beberapa simulasi pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024. Salah satunya, melakukan simulasi pasangan calon dengan latar belakang nasionalis dan religius.
Lihat Juga :