Wamenag Ungkap Ada PPIU Berangkatkan Jamaah Umrah Tidak Melalui Sistem Satu Pintu

Jum'at, 14 Januari 2022 - 15:04 WIB
loading...
Wamenag Ungkap Ada PPIU...
Wamenag Zainut Tauhid mengakui ada beberapa Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang tidak mengikuti kebijakan sistem satu pintu atau OGP. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid mengakui ada beberapa Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang tidak mengikuti kebijakan sistem satu pintu atau OGP. Mereka memberangkatkan langsung ke Arab Saudi sehingga jamaah umrah tidak melalui skrining kesehatan.

"PPIU yang tidak melalui OGP ini karena masalahnya berkaitan dengan pemberian visa. Visa itu tidak semuanya melalui Kementerian Agama, sehingga ada PPIU yang langsung berangkat," kata Zainut Tauhid dalam Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis (13/1/2022).

Menurutnya, karena pemberangkatan yang tidak melalui OGP, jamaah umrah tidak dikumpulkan melalui asrama haji dan juga tidak dilakukan skrining kesehatan secara serempak. Ke depan Kemenag akan melakukan pembinaan terhadap PPIU guna memastikan penggunaan OGP di berbagai wilayah.



"Kami akan melakukan koordinasi, pembinaan, mengingatkan kepada semua PPIU karena masalah OGP ini sangat penting dalam rangka memastikan jamaah haji kita ini benar-benar bisa melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman serta ibadahnya mendapat pahala dari Allah SWT," katanya.

Selain itu, Kemenag juga akan berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk terus menggunakan OGP ini. Sebab, OGP menjadi wujud komitmen pemerintah Indonesia dalam menjamin jamaah umrah yang berangkat ke Saudi bebas dari virus Covid-19.

"Terus kami koordinasikan dengan otoritas Arab Saudi untuk bisa melalui kebijakan satu pintu dalam rangka memastikan bahwa jamaah yang berangkat itu betul-betul sudah melalui skrining yang ketat," katanya.

Baca juga: Wamenag: 1.023 Jamaah Umrah Indonesia di Arab Saudi Negatif Covid-19
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Kemenag Akan Pantau...
Kemenag Akan Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 di 88 Titik, Ini Lokasinya
Perkuat Layanan, Kemenag...
Perkuat Layanan, Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA melalui SBSN
Buntut Kasus Pati, Pimpinan...
Buntut Kasus Pati, Pimpinan DPR Minta Kemenag Tak Obral Izin Pesantren
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Rekomendasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Alasan NATO Tidak Ingin Ada Perdamaian dalam Perang Rusia-Ukraina2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved