Wamenag: 1.023 Jamaah Umrah Indonesia di Arab Saudi Negatif Covid-19
Kamis, 13 Januari 2022 - 19:21 WIB
loading...
Wamenag Zainut Tauhid melaporkan 1.023 jamaah umrah asal Indonesia yang telah tiba di Arab Saudi dinyatakan negatif Covid-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid melaporkan sampai dengan hari Selasa, 11 Januari 2022 sebanyak 1.023 jamaah umrah asal Indonesia yang telah tiba di Arab Saudi dinyatakan negatif Covid-19.
"Informasi dan laporan dari PPIU bahwa hasil PCR pertama saat karantina kedatangan jamaah umrah di Arab Saudi seluruhnya negatif Covid 19," ucap Zainut dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis, (13/1/2022).
Zainut mengatakan dari 1.023 jamaah umrah, 870 jamaah di antaranya telah melakukan skrining kesehatan di asrama haji Jakarta. Zainut memastikan seluruh jamaah yang telah tiba di Arab Saudi menjalani karantina institusional selama 5 hari sejak kedatangannya di Tanah Suci.
Baca juga: Biaya Umrah Rp35 Juta Per Orang, Ini Daftar Harga Hotel Karantina di Arab
"Sebelum keberangkatan jamaah umrah dari asrama haji, Kemenag selalu memberikan edukasi agar jamaah senantiasa menaati seluruh protokol kesehatan yang diberlakukan oleh kedua negara menjaga ketertiban, kesehatan dan keamanan,"ucap dia.
"Informasi dan laporan dari PPIU bahwa hasil PCR pertama saat karantina kedatangan jamaah umrah di Arab Saudi seluruhnya negatif Covid 19," ucap Zainut dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Kamis, (13/1/2022).
Zainut mengatakan dari 1.023 jamaah umrah, 870 jamaah di antaranya telah melakukan skrining kesehatan di asrama haji Jakarta. Zainut memastikan seluruh jamaah yang telah tiba di Arab Saudi menjalani karantina institusional selama 5 hari sejak kedatangannya di Tanah Suci.
Baca juga: Biaya Umrah Rp35 Juta Per Orang, Ini Daftar Harga Hotel Karantina di Arab
"Sebelum keberangkatan jamaah umrah dari asrama haji, Kemenag selalu memberikan edukasi agar jamaah senantiasa menaati seluruh protokol kesehatan yang diberlakukan oleh kedua negara menjaga ketertiban, kesehatan dan keamanan,"ucap dia.
Lihat Juga :