Kapolri Minta Forkopimda Maluku Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70%
Jum'at, 14 Januari 2022 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Sigit menekankan dari wilayah di Maluku tersebut telah menyatakan kesiapannya untuk sanggup melakukan akselerasi vaksinasi sebesar 70%. "Kita tadi dapatkan informasi kondisi gejala geografis dan sebagian kecil masyarakat masih perlu ada penjelasan atau sosialisasi karena masih ragu atupun takut vaksinasi. Namun dari hasil komunikasi dan laporan rata-rata sanggup untuk mencapai 70%," jelas mantan Kabareskrim Polri itu.
Saat kunjungan kerjanya ke Maluku, Sigit juga menyempatkan untuk mengecek pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP 6 Ambon untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan disiplin sehingga anak-anak dan tenaga pendidik aman dari paparan Covid-19.
Sigit menyatakan untuk di Kota Ambon sendiri pencapaian vaksinasinya sudah mencapai 94%. Sebab itu, ia berharap hal ini dapat menjadi motivasi untuk wilayah lain di Maluku dalam mengejar target dari Pemerintah Indonesia.
"Karena ini berdampak pada kegiatan lanjutan yaitu aturan mengenai pembelajaran tatap muka. Karena memang ada aturan bahwa untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka pencapaian vaksinasinya juga harus di sesuaikan. Asesmen level juga ikut menentukan," tutur Sigit.
Di sisi lain, Sigit menekankan untuk Forkopimda Maluku mempertahankan tren positif soal positivity rate yang saat ini berada di angka 0%. Hal itu, kata Sigit sangat baik, namun memang perlu ada upaya lebih keras untuk mendorong akselerasi vaksinasi. Pasalnya, dengan begitu varian baru Covid-19 Omicron dapat diantisipasi serta dicegah.
Saat kunjungan kerjanya ke Maluku, Sigit juga menyempatkan untuk mengecek pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP 6 Ambon untuk memastikan protokol kesehatan (prokes) berjalan dengan disiplin sehingga anak-anak dan tenaga pendidik aman dari paparan Covid-19.
Sigit menyatakan untuk di Kota Ambon sendiri pencapaian vaksinasinya sudah mencapai 94%. Sebab itu, ia berharap hal ini dapat menjadi motivasi untuk wilayah lain di Maluku dalam mengejar target dari Pemerintah Indonesia.
"Karena ini berdampak pada kegiatan lanjutan yaitu aturan mengenai pembelajaran tatap muka. Karena memang ada aturan bahwa untuk bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka pencapaian vaksinasinya juga harus di sesuaikan. Asesmen level juga ikut menentukan," tutur Sigit.
Di sisi lain, Sigit menekankan untuk Forkopimda Maluku mempertahankan tren positif soal positivity rate yang saat ini berada di angka 0%. Hal itu, kata Sigit sangat baik, namun memang perlu ada upaya lebih keras untuk mendorong akselerasi vaksinasi. Pasalnya, dengan begitu varian baru Covid-19 Omicron dapat diantisipasi serta dicegah.
Lihat Juga :