Soal Kursi Pangkostrad, Nuning Sarankan Presiden dan Panglima TNI Segera Tentukan Pilihan
Jum'at, 14 Januari 2022 - 06:37 WIB
loading...
Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Nefo Kertopati menilai kekosongan jabatan itu haruslah segera diisi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Jabatan Pangkostrad masih kosong sepeninggal Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Terhitung, jabatan yang diisi jenderal bintang 3 itu telah kosong hampir 2 bulan sejak 17 November 2021.
Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Nefo Kertopati menilai kekosongan jabatan itu haruslah segera diisi. Pasalnya, Kostrad merupakan satuan yang harus membutuhkan pasukan pemimpin untuk mengomandoi taktis pasukan. Baca juga: Kursi Pangkostrad Lama Dibiarkan Kosong, Politikus PDIP: Ini Ada Apa?
"Menurut saya sebaiknya segera diisi. Karena Kostrad itu adalah pasukan cadangan strategis, membutuhkan pimpinan yang dapat mengomandoi giat taktis pasukan," ujar wanita yang karib disapa Nuning ketika dihubungi, Kamis (13/1/2022).
Menurut dia, ada persoalan strategis di balik lamanya penunjukan Pangkostrad. Jabatan itu pun kini dirangkap oleh Jenderal Dudung sekaligus KSAD.
Perempuan yang juga Ketua DPP Partai Perindo Bidang Pertahanan dan Keamanan dan Cyber Security ini pun berharap Presiden Jokowi dan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dapat segera memutuskan siapa sosok Pangkostrad selanjutnya.
"Semoga saja baik Panglima TNI maupun Presiden Jokowi segera menunjuk pihak yang dianggap pantas. Baik itu dari jajaran bintang 3 maupun bintang 2 yang dinaikkan pangkatnya," ucapnya.
Kendati demikian, Nuning tidak melihat adanya masalah politis dalam penentuan Pangkostrad sebagaimana narasi yang tersiar luas di berbagai kalangan. Sebab, kata dia, dalam mencari sosok ideal memang tidaklah mudah.
Pengamat Militer dan Intelijen Susaningtyas Nefo Kertopati menilai kekosongan jabatan itu haruslah segera diisi. Pasalnya, Kostrad merupakan satuan yang harus membutuhkan pasukan pemimpin untuk mengomandoi taktis pasukan. Baca juga: Kursi Pangkostrad Lama Dibiarkan Kosong, Politikus PDIP: Ini Ada Apa?
"Menurut saya sebaiknya segera diisi. Karena Kostrad itu adalah pasukan cadangan strategis, membutuhkan pimpinan yang dapat mengomandoi giat taktis pasukan," ujar wanita yang karib disapa Nuning ketika dihubungi, Kamis (13/1/2022).
Menurut dia, ada persoalan strategis di balik lamanya penunjukan Pangkostrad. Jabatan itu pun kini dirangkap oleh Jenderal Dudung sekaligus KSAD.
Perempuan yang juga Ketua DPP Partai Perindo Bidang Pertahanan dan Keamanan dan Cyber Security ini pun berharap Presiden Jokowi dan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dapat segera memutuskan siapa sosok Pangkostrad selanjutnya.
"Semoga saja baik Panglima TNI maupun Presiden Jokowi segera menunjuk pihak yang dianggap pantas. Baik itu dari jajaran bintang 3 maupun bintang 2 yang dinaikkan pangkatnya," ucapnya.
Kendati demikian, Nuning tidak melihat adanya masalah politis dalam penentuan Pangkostrad sebagaimana narasi yang tersiar luas di berbagai kalangan. Sebab, kata dia, dalam mencari sosok ideal memang tidaklah mudah.
Lihat Juga :