Kursi Pangkostrad Lama Dibiarkan Kosong, Politikus PDIP: Ini Ada Apa?

Rabu, 12 Januari 2022 - 14:27 WIB
loading...
Kursi Pangkostrad Lama...
Politikus PDIP TB Hasanuddin mempertanyakan alasan pimpinan TNI dan pemerintah yang membiarkan kursi pangkostrad kosong sampai saat ini. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin mendesak pimpinan TNI dan pemerintah agar segera mengisi jabatan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ( Pangkostrad ) yang sampai saat ini masih lowong. Sebagai satuan besar, Kostrad memerlukan panglima.

"Posisi Pangkostrad sampai hari ini saya tidak melihat sudah ada penggantinya, jadi belum diganti. Kostrad itu satuan besar memerlukan komando dan pengendalian yang pasti. Jadi harus ada panglimanya," ujar TB Hasanuddin kepada di Lantai 7 Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Posisi Pangkostrad Kosong Selama Sebulan, Ini Kata Panglima TNI

Menurut dia, bila kursi pangkostrad terlalu lama dikosongkan, ada potensi mempengaruhi kinerja prajurit di lapangan. Karena itu, pemerintah dan pimpinan TNI harus cepat bertindak. "Tapi ada baiknya jangan sampai ada kesan bahwa Kostrad itu tidak terlalu penting. Kesannya nanti tidak bagus,” kata purnawirawan TNI ini.

TB Hasanuddin mempertanyakan mengapa kursi pangostrad lama dibiarkan kosong. ”Sebaiknya panglima kostrad, panglima satuan besar setingkat kostrad itu harus segera diisi. Ini sudah sekian bulan tdk diisi, lalu ada apa? Ini saya berharap sebagai anggota komisi I, ya segera diisi," kata dia..

Soal siapa yang cocok menggantikan posisi yang dilepaskan Dudung Abdurrachman tersebut, Hasanudin mengatakan hal tersebut bergantung pada pimpinan TNI dan presiden. "Dari siapa? Terserah. Ada cara-cara untuk menilainya. Kan ada dari bintang 2 para panglima kodam barangkali yang memiliki kemampuan untuk itu dpromosikan menjadi bintang 3 sebagai Pangkostrad. Saya pikir baru kali ini pangkostrad dikosongkan terlalu lama," ungkap Hasanuddin.



Sosok tersebut dikatakannya harus memiliki track record yang baik, yakni pernah memegang komando seperti di kostrad, posisi di bintang dua, bisa diambil dari pangdam atau panglima divisi.

"Dalam prosedur penilaian seseorang untuk dipromosikan sudah ada di tingkat Angkatan Darat maupun TNI, ya itu dilaksanakan saja. Jangan usah di-bargaining-kan untuk sesuatu, sudahlah laksanakan sesuai prosedur saja, enggak usah macem-macem," ujar Hasanuddin. [Carlos Roy Fajarta]
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Kecam Pengkaplingan...
Kecam Pengkaplingan Tenda Haji, Legislator PDIP Desak Izin KBIH Nakal Dicabut
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved