Terjadi 1.307 Kali, Ini 4 Gempa Paling Merusak Selama Desember 2021
Kamis, 06 Januari 2022 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Daryono mengatakan gempa dengan guncangan dirasakan oleh masyarakat selama Desember 2021 terjadi sebanyak 78 kali. Jumlah gempa dirasakan mengalami kenaikan jumlah jika dibanding November sebanyak 49 kali.
Selain itu, Daryono mengungkapkan selama Desember 2021 terjadi 4 kali peristiwa gempa merusak, yaitu:
1. Gempa Damer Maluku Barat Daya 11 Desember 2021 magnitudo 5,6 merusak beberapa bangunan rumah
2. Gempa Laut Flores 14 Desember 2021 magnitudo 7,4 merusak lebih dari 500 bangunan rumah
3. Gempa Jember 16 Desember 2021 magnitudo 5,0 merusak 38 bangunan rumah
4. Gempa Maluku Barat Daya 30 Desember 2021 magnitudo 7,3 merusak beberapa bangunan rumah di Pulau Moa, Pulau Romang, Pulau Leti, dan Pulau Kisar.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi Guncang Selat Sunda
Daryono mengungkapkan zona aktif gempa di wilayah Indonesia selama Desember 2021 terdapat di 10 kluster seismisitas. Yaitu Aceh-Nias-Sumatera Barat, Bengkulu-Lampung-Selat Sunda-Banten-Jawa Barat, Jawa Timur, Bali-Lombok-Sumbawa-Bima, Sumba-Laut Flores, Sulbar-Sigi-Luwu Timur, Gorontalo-Bolaang Mongondow, Laut Maluku-Ambon-Seram-Maluku Barat Daya, Sorong dan Papua Utara.
Dari catatan BMKG, kata Daryono, Desember adalah bulan dengan jumlah aktivitas gempa paling banyak selama 2021, yaitu mencapai 1.307 kali gempa. "Sementara bulan paling sedikit terjadi gempa adalah bulan Februari sebanyak 543 kali gempa," katanya.
Selain itu, Daryono mengungkapkan selama Desember 2021 terjadi 4 kali peristiwa gempa merusak, yaitu:
1. Gempa Damer Maluku Barat Daya 11 Desember 2021 magnitudo 5,6 merusak beberapa bangunan rumah
2. Gempa Laut Flores 14 Desember 2021 magnitudo 7,4 merusak lebih dari 500 bangunan rumah
3. Gempa Jember 16 Desember 2021 magnitudo 5,0 merusak 38 bangunan rumah
4. Gempa Maluku Barat Daya 30 Desember 2021 magnitudo 7,3 merusak beberapa bangunan rumah di Pulau Moa, Pulau Romang, Pulau Leti, dan Pulau Kisar.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi Guncang Selat Sunda
Daryono mengungkapkan zona aktif gempa di wilayah Indonesia selama Desember 2021 terdapat di 10 kluster seismisitas. Yaitu Aceh-Nias-Sumatera Barat, Bengkulu-Lampung-Selat Sunda-Banten-Jawa Barat, Jawa Timur, Bali-Lombok-Sumbawa-Bima, Sumba-Laut Flores, Sulbar-Sigi-Luwu Timur, Gorontalo-Bolaang Mongondow, Laut Maluku-Ambon-Seram-Maluku Barat Daya, Sorong dan Papua Utara.
Dari catatan BMKG, kata Daryono, Desember adalah bulan dengan jumlah aktivitas gempa paling banyak selama 2021, yaitu mencapai 1.307 kali gempa. "Sementara bulan paling sedikit terjadi gempa adalah bulan Februari sebanyak 543 kali gempa," katanya.
(abd)
Lihat Juga :