Indonesia Kembali Terima Donasi 3,5 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca dari Covax
Selasa, 04 Januari 2022 - 19:08 WIB
loading...
Pemerintah Indonesia kembali menerima donasi 3.566.400 dosis vaksin AstraZeneca melalui fasilitas Covax. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia kembali menerima donasi 3.566.400 dosis vaksin AstraZeneca melalui fasilitas Covax. Donasi itu tiba dalam dua kedatangan, yaitu tahap ke-188 pada Senin, 3 Januari 2022 dan tahap ke-189 pada Selasa (4/1/2022).
“Upaya mendapatkan vaksin melalui jalur bilateral telah ditempuh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sejak awal pandemi,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan resminya, Selasa (4/1/2022).
Sejak awal pandemi, Nadia menyebut, Indonesia telah aktif menjalin kerja sama internasional dan multilateral termasuk melalui WHO Access to Covid-19 Tools (ACT) Accelerator Covax Facility.Covax atau Covid-19 Vaccines Global Access merupakan sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk akses setara untuk vaksin-vaksin Covid-19, diupayakan terjadinya kesetaraan akses terhadap vaksin bagi bangsa-bangsa di dunia. Atas upaya tersebut, lanjutnya, Indonesia telah mendapatkan komitmen bantuan dari Covax untuk memenuhi sebagian kebutuhan vaksin bagi penduduk Indonesia.
Baca juga: Cerita Jokowi Vaksin AstraZeneca Bisa Diterima Masyarakat Berkat Kiai NU
Dia menambahkan, melalui Covax juga, Indonesia terus aktif mengampanyekan kesetaraan akses vaksin bagi seluruh negara di dunia. “Indonesia berperan aktif dalam upaya menyetarakan akses vaksin bagi negara-negara di dunia,” ujarnya.
Baca juga: 482.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Donasi Covax Tiba di Tanah Air
Nadia menekankan, kerja sama antar negara-negara di dunia sangatlah penting dalam upaya penanganan Covid-19 yang telah memakan banyak korban jiwa ini. Menurutnya, vaksinasi adalah salah satu kunci untuk melindungi diri dan bangsa dari ancaman Covid-19. Tercapainya herd immunity di Indonesia bisa meningkatkan kemampuan bangsa kita untuk segera keluar dari pandemi yang telah berlangsung nyaris dua tahun ini. “Program vaksinasi sudah berlangsung hampir setahun, dan kita telah berada di jalur yang tepat dengan terus mengamankan stok vaksin untuk kebutuhan penduduk Indonesia,” ujarnya.
“Upaya mendapatkan vaksin melalui jalur bilateral telah ditempuh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sejak awal pandemi,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan resminya, Selasa (4/1/2022).
Sejak awal pandemi, Nadia menyebut, Indonesia telah aktif menjalin kerja sama internasional dan multilateral termasuk melalui WHO Access to Covid-19 Tools (ACT) Accelerator Covax Facility.Covax atau Covid-19 Vaccines Global Access merupakan sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk akses setara untuk vaksin-vaksin Covid-19, diupayakan terjadinya kesetaraan akses terhadap vaksin bagi bangsa-bangsa di dunia. Atas upaya tersebut, lanjutnya, Indonesia telah mendapatkan komitmen bantuan dari Covax untuk memenuhi sebagian kebutuhan vaksin bagi penduduk Indonesia.
Baca juga: Cerita Jokowi Vaksin AstraZeneca Bisa Diterima Masyarakat Berkat Kiai NU
Dia menambahkan, melalui Covax juga, Indonesia terus aktif mengampanyekan kesetaraan akses vaksin bagi seluruh negara di dunia. “Indonesia berperan aktif dalam upaya menyetarakan akses vaksin bagi negara-negara di dunia,” ujarnya.
Baca juga: 482.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Donasi Covax Tiba di Tanah Air
Nadia menekankan, kerja sama antar negara-negara di dunia sangatlah penting dalam upaya penanganan Covid-19 yang telah memakan banyak korban jiwa ini. Menurutnya, vaksinasi adalah salah satu kunci untuk melindungi diri dan bangsa dari ancaman Covid-19. Tercapainya herd immunity di Indonesia bisa meningkatkan kemampuan bangsa kita untuk segera keluar dari pandemi yang telah berlangsung nyaris dua tahun ini. “Program vaksinasi sudah berlangsung hampir setahun, dan kita telah berada di jalur yang tepat dengan terus mengamankan stok vaksin untuk kebutuhan penduduk Indonesia,” ujarnya.
Lihat Juga :