Awali 2022, Pemerintah Siapkan Booster, Lanjutkan PPKM, dan Optimalkan Karantina
Senin, 03 Januari 2022 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
Perkembangan level asesmen wilayah luar Jawa-Bali level asesmen situasi Covid-19 dari 27 Provinsi di luar Jawa-Bali (per 1 Januari 2022) terlihat bahwa seluruh provinsi memiliki transmisi komunitas sangat baik yaitu pada level 1, namun kondisi berbeda terjadi pada kapasitas respons di mana ada beberapa provinsi dengan kapasitas terbatas. Hal ini menjadikan tidak ada provinsi yang termasuk level 4 dan level 3, namun ada 20 provinsi pada level 2 (dikarenakan 6 Provinsi dengan kapasitas respons sedang dan 14 provinsi terbatas).
Sementara, terdapat 7 provinsi yang sudah masuk di level 1, yakni Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Gorontalo, Bengkulu, dan Kalimantan Utara. Hingga saat ini, terdapat 20 Provinsi dengan tingkat capaian vaksinasi dosis-1 pada level memadai (>70%), 6 provinsi di level sedang (50%-70%), dan hanya 1 provinsi pada level terbatas (<50%) yaitu Provinsi Papua.
Sementara itu, per 1 Januari 2022, sudah tidak ada kabupaten/kota level 4, tetapi masih ada 3 kabupaten di level 3 yaitu Sukamara, Sorong, dan Teluk Bintuni. Kemudian, kabupaten/kota di level 2 terus mengalami penurunan menjadi 129 kabupaten/kota, sedangkan kabupaten/kota di level 1 terus mengalami perbaikan dengan peningkatan jumlahnya menjadi sebanyak 254 kabupaten/kota.
Di awal tahun 2022 ini, pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM mulai 4 Januari hingga 17 Januari 2022. Untuk penentuan level PPKM di luar Jawa-Bali tetap mendasarkan pada level asesmen situasi pandemi, dan mempertimbangkan capaian vaksinasi di setiap kabupaten/kota, untuk kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis-1 di bawah 50% dinaikkan 1 level PPKM.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
-PPKM Level 1 meningkat dari 191 menjadi 227 kabupaten/kota;
-PPKM Level 2 menurun dari 169 menjadi 148 kabupaten/kota;
-PPKM Level 3 menurun dari 26 menjadi 11 kabupaten/kota; dan
-PPKM Level 4 tetap 0 kabupaten/kota.
Update Pelaksanaan Vaksinasi
Laju rata-rata vaksinasi dalam seminggu terakhir meningkat sejak vaksinasi anak dimulai dengan rata-rata 1.519.457 dosis per hari. Vaksinasi anak (6-11 tahun) memang menambah laju vaksinasi harian lebih dari 215.000 dosis sejak dimulai, dan sampai saat ini total sebanyak 3.871.152 dosis telah disuntikan untuk anak usia 6-11 tahun.
Sementara, terdapat 7 provinsi yang sudah masuk di level 1, yakni Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Gorontalo, Bengkulu, dan Kalimantan Utara. Hingga saat ini, terdapat 20 Provinsi dengan tingkat capaian vaksinasi dosis-1 pada level memadai (>70%), 6 provinsi di level sedang (50%-70%), dan hanya 1 provinsi pada level terbatas (<50%) yaitu Provinsi Papua.
Sementara itu, per 1 Januari 2022, sudah tidak ada kabupaten/kota level 4, tetapi masih ada 3 kabupaten di level 3 yaitu Sukamara, Sorong, dan Teluk Bintuni. Kemudian, kabupaten/kota di level 2 terus mengalami penurunan menjadi 129 kabupaten/kota, sedangkan kabupaten/kota di level 1 terus mengalami perbaikan dengan peningkatan jumlahnya menjadi sebanyak 254 kabupaten/kota.
Di awal tahun 2022 ini, pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM mulai 4 Januari hingga 17 Januari 2022. Untuk penentuan level PPKM di luar Jawa-Bali tetap mendasarkan pada level asesmen situasi pandemi, dan mempertimbangkan capaian vaksinasi di setiap kabupaten/kota, untuk kabupaten/kota dengan vaksinasi dosis-1 di bawah 50% dinaikkan 1 level PPKM.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
-PPKM Level 1 meningkat dari 191 menjadi 227 kabupaten/kota;
-PPKM Level 2 menurun dari 169 menjadi 148 kabupaten/kota;
-PPKM Level 3 menurun dari 26 menjadi 11 kabupaten/kota; dan
-PPKM Level 4 tetap 0 kabupaten/kota.
Update Pelaksanaan Vaksinasi
Laju rata-rata vaksinasi dalam seminggu terakhir meningkat sejak vaksinasi anak dimulai dengan rata-rata 1.519.457 dosis per hari. Vaksinasi anak (6-11 tahun) memang menambah laju vaksinasi harian lebih dari 215.000 dosis sejak dimulai, dan sampai saat ini total sebanyak 3.871.152 dosis telah disuntikan untuk anak usia 6-11 tahun.
Lihat Juga :