6 Organisasi Militer Bentukan Jepang Semasa Menjajah Indonesia

Senin, 03 Januari 2022 - 18:35 WIB
loading...
A A A
1. Heiho
6 Organisasi Militer Bentukan Jepang Semasa Menjajah Indonesia

Heiho merupakan organisasi bentukan Jepang yang beranggotakan prajurit Indonesia untuk memperkuat pertahanan Agkatan Udara, Laut, dan kepolisian. Heiho tidak hanya ditugaskan di Indonesia, tetapi juga di seluruh daerah penduduk Jepang seperti Burna, Vietnam, Singapura, dan Malaya. Kegiatan utamanya adalah membangun pertahanan, menjaga kamp pertahanan, dan membantu tentara Jepang dalam peperangan.

Heiho jauh lebih terlatih di medan perang dibanding organisasi-organisasi lainnya. Jumlah anggota Heiho sejak berdiri sampai akhir masa kependudukan Jepang di Indonesia mencapai lebih dari 42.000 orang. Dalam perekturannya juga memiliki syarat yang ketat, antara lain berusia antara 18 sampai 25 tahun, sehat jasmani dan rohani, berkelakuan dan berkepribadian baik, berpendidikan minimal sekolah dasar (Sekolah Rakyat).

2. PETA (Pembela Tanah Air)
6 Organisasi Militer Bentukan Jepang Semasa Menjajah Indonesia

Pembela Tanah Air (PETA) merupakan organisasi bentukan Jepang untuk memperkuat Heiho pada 3 Oktober 1943 atas usulan Gatot Mangkupraja kepada Letnan Jenderal Kumakici Harada. Pembentukan PETA didasarkan peraturan Pemerintah Jepang, yaitu Osamu Seinendan Nomor 44. Anggota yang direkrut berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Total anggotanya lebih dari 37.000 orang dari Pulau Jawa dan lebih dari 20.000 dari Pulau Sumatera.

Anggota PETA dibolehkan untuk memiliki jabatan dalam kemiliteran, karena PETA menghasilkan alumni yang kemudia menjadi pemimpin-pemimpin berkualitas dari Indonesia, terutama di bidang kemiliteran. Tokoh PETA yang terkenal dan membawa pengaruh besar di Indonesia, yaitu: Jenderal Sudirman, Jenderal Gatot Subroto, Supriyadi, dan Jenderal Ahmad Yani.

3. Seinendan
6 Organisasi Militer Bentukan Jepang Semasa Menjajah Indonesia

Dibentuk mulai pada 9 Maret 1943, jumlah anggota Seinendan tercatat mencapai 3.500 orang dan berkembang hingga 500.000 orang pada akhir pemerintahan Jepang di Indonesia. Dalam melakukan perekrutan, Seinendan beranggotakan pemuda berumur 14-22 tahun. Seinendan atau Barisan Pemuda dibentuk untuk melatih dan mendidik pemuda agar mampu menjaga dan mempertahankan Tanah Air secara mandiri. Tujuan terselubung dari Seinenden adalah agar Jepang mempunyai kekuatan cadangan untuk menghadapi Sekutu dalam Perang Pasifik.

4. Keibodan
6 Organisasi Militer Bentukan Jepang Semasa Menjajah Indonesia

Keibodan merupakan barisan pembantu polisi yang dibentuk pada 29 April 1943. Tujuan utamanya adalah membantu tugas kepolisian Jepang di Indonesia seperti mengatur lalu lintas dan pengamanan desa. Anggota Keibodan berasal dari pemuda Indonesia berusia 23-25 tahun dengan syarat utama adalah sehat secara fisik dan berkepribadian baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Purnomo Yusgiantoro...
Purnomo Yusgiantoro Siap Perkuat Organisasi Alumni Lemhannas Seluruh Indonesia
President Club Bersama...
President Club Bersama PSAPI dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia Gelar Peluncuran Buku Karya Chappy Hakim
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Rekomendasi
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved