Pekerja Seni dan Guru Honorer Berharap Rizal Ramli Pimpin Indonesia
Minggu, 02 Januari 2022 - 11:11 WIB
loading...
Rizal Ramli dan pengurus Yayasan Kujang Pajajajaran dalam acara Kumpul Ngariung di Saung Kujang Pajajaran di Jalan Kolonel Ahmad Syam, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/1/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Harapan besar kepada Rizal Ramli untuk memimpin Indonesia disampaikan pekerja seni Pasundan. Rizal Ramli dianggap mampu membangkitkan ekonomi dan memajukan kesenian budaya Indonesia.
Purwita Sari, seorang sinden yang juga berprofesi sebagai guru honorer mengisahkan kehidupan para pekerja seni budaya di hadapan Rizal Ramli dan pengurus Yayasan Kujang Pajajajaran dalam acara Kumpul Ngariung di Saung Kujang Pajajaran di Jalan Kolonel Ahmad Syam, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/1/2022).
Menurut Purwita Sari yang juga guru honorer 16 tahun, pemerintah tidak pernah memperhatikan nasib para pekerja seni dan guru honorer. Kalau saat kampanye, selalu saja janjinya akan ada pengangkatan bagi guru honorer. Tapi, setelah berkuasa, janji tinggal janji.
"Sebenarnya saya sudah tak percaya lagi sama politik. Tapi, saya dengar Pak Rizal Ramli digadang-gadang jadi capres di 2024, terus terang saya semangat lagi, dan punya harapan besar kepada Bapak Rizal Ramli," tuturnya.
Meski tak merespons pernyataan Purwita soal rencana pencalonan sebagai calon presiden di Pilpres 2024, Rizal Ramli menegaskan, siapa pun yang memimpin Indonesia ke depan harus memiliki komitmen kuat menyejahterakan rakyat.
Baca juga: Rizal Ramli: Jangan Sampai NU Jadi Mobil Pelat Merah
"Saya sejak kecil hingga SMA di Bogor, mahasiswa di ITB, otak saya, hati saya enggak terima kenapa bangsa Indonesia yang sangat kaya raya sumber daya alamnya, mata air banyak, matahari bersinar terus, kok mayoritas masyarakatnya itu gembel. 40 persen enggak pernah menikmati arti kemerdekaan," tutur Rizal Ramli dalam rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (2/1/2022).
Purwita Sari, seorang sinden yang juga berprofesi sebagai guru honorer mengisahkan kehidupan para pekerja seni budaya di hadapan Rizal Ramli dan pengurus Yayasan Kujang Pajajajaran dalam acara Kumpul Ngariung di Saung Kujang Pajajaran di Jalan Kolonel Ahmad Syam, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/1/2022).
Menurut Purwita Sari yang juga guru honorer 16 tahun, pemerintah tidak pernah memperhatikan nasib para pekerja seni dan guru honorer. Kalau saat kampanye, selalu saja janjinya akan ada pengangkatan bagi guru honorer. Tapi, setelah berkuasa, janji tinggal janji.
"Sebenarnya saya sudah tak percaya lagi sama politik. Tapi, saya dengar Pak Rizal Ramli digadang-gadang jadi capres di 2024, terus terang saya semangat lagi, dan punya harapan besar kepada Bapak Rizal Ramli," tuturnya.
Meski tak merespons pernyataan Purwita soal rencana pencalonan sebagai calon presiden di Pilpres 2024, Rizal Ramli menegaskan, siapa pun yang memimpin Indonesia ke depan harus memiliki komitmen kuat menyejahterakan rakyat.
Baca juga: Rizal Ramli: Jangan Sampai NU Jadi Mobil Pelat Merah
"Saya sejak kecil hingga SMA di Bogor, mahasiswa di ITB, otak saya, hati saya enggak terima kenapa bangsa Indonesia yang sangat kaya raya sumber daya alamnya, mata air banyak, matahari bersinar terus, kok mayoritas masyarakatnya itu gembel. 40 persen enggak pernah menikmati arti kemerdekaan," tutur Rizal Ramli dalam rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (2/1/2022).
Lihat Juga :