Dibahas di DPR, RUU Penyiaran Harus Dukung Industri Penyiaran

Rabu, 10 Juni 2020 - 07:37 WIB
loading...
A A A
Anggota Komisi I DPR Sugiono menjelaskan, RUU Penyiaran ini juga merupakan jaminan bagi semua pihak, baik pelaku industri maupun masyarakat sebagai penerima layanan dan konten yang lebih berkualitas, serta negara sebagai pemilik frekuensi yang bisa menerima pendapatan negara. Lebih dari itu, RUU Penyiaran juga akan menciptakan kesetaraan di industri penyiaran.

“Semakin banyak pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan semakin banyak pula industri yang berkembang dan masyarakat juga lama-kelamaan bisa lebih kritis berpikir dalam menerima tayangan yang mereka konsumsi,” katanya. (Baca juga: Kemenhub Terbitkan Surat Edaran Dalam Merespons New Normal)

Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Syafril Nasution mengatakan, dalam kondisi jumlah lembaga penyiaran di Indonesia yang mencapai 2.271, maka ada iklim kompetisi yang sangat ketat di dalam industri pertelevisian ini. Jumlah itu pun belum termasuk izin televisi berbasis digital yang diperkirakan mencapai 120 izin yang sudah diterbitkan.

Industri televisi juga merupakan industri yang padat modal yang hanya mengandalkan pemasukan dari iklan. Karena itu, Syafril menerangkan, pihaknya berharap keberadaan RUU Penyiaran yang baru nanti akan mendukung industri pertelevisian yang eksisting saat ini karena begitu besarnya investasi yang sudah ditanamkan ini.

Begitu pula persaingan antara media televisi konvensional dengan media baru seperti aplikasi, streaming, ataupun layanan jenis over the top (OTT) juga sangat ketat. Jumlah penduduk yang melihat televisi melalui internet dari tahun ke tahun meningkat tajam. “Inilah yang perlu disampaikan bahwa pergeseran dari televisi kepada media baru yang harus didukung oleh regulasi atau aturan,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved