5 Fakta soal Jane Foster, Agen CIA yang Memata-matai Indonesia

Kamis, 30 Desember 2021 - 05:26 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Eks Bos Mossad Dituduh Selingkuh dengan Pramugari dan Bocorkan Intelijen Israel

4. Memastikan Indonesia Bukan Ancaman AS
Menurut buku berjudul “Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia: Agustus 1945-Maret 1946”, karya Harry A. Poeze, setelah pertemuan dengan Soekarno tersebut Jane Foster membuat laporan dengan kesimpulan bahwa gerakan nasionalis Indonesia tidaklah berbahaya. Gerakan nasional Indonesia bukanlah bagian dari rencana besar Rusia atau Jepang untuk menggulingkan imperialism Barat.

Jane Foster mengatakan gerakan itu tumbuh dan puncak alami di atas kekesalan masyarakat Indonesia yang sudah menggelora selama berpuluh-puluh tahun. Dia pun memastikan rakyat Indonesia tidak merencanakan revolusi, mereka ingin membicarakan perdamaian.

5. Marah Pasukan Belanda Masuk Indonesia
Jane Foster sangat marah ketika AS mengubah kebijakannya untuk terlibat pada pembangunan demokrasi di negara-negara Asia yang baru merdeka. Presiden Truman yang menggantikan Roosevelt justru mengembalikan Indonesia ke tangan Belanda, sebagai salah satu sekutu Eropa mereka. Dikutip dari historia.id, kemarahan itu dituangkannya dalam selembar kertas berisi kutukan terhadap kebijakan pemerintah AS yang dianggapnya justru merusak kepentingan AS sendiri.

MG10-Soraya Balqis
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Profil Brigjen Muhammad...
Profil Brigjen Muhammad Nas, Ahli Intelijen yang Diangkat Jadi Kapuspen TNI
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Posisi Strategis Indonesia...
Posisi Strategis Indonesia Jadi Incaran Asing, Kesadaran Antispionase Perlu Diperkuat
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved