Pasangan Ganjar-Puan Dinilai Mampu Meneruskan Estafet Kepemimpinan Jokowi
Rabu, 29 Desember 2021 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam presentasinya menunjukan, dukungan publik pada PDIP bertahan pada posisi teratas dengan raihan 25,2%. Angka ini membuat PDIP menjadi satu-satunya partai dengan elektabilitas yang melampaui perolehan suara pada Pemilu 2019 yakni 19,3%.
Menurut Abbas, kenaikan suara PDIP yang signifikan, dari 14,03% pada Pemilu 2009 ketika Jokowi belum muncul dalam politik nasional menjadi 19,3% pada Pemilu 2019 dan cenderung bertahan bahkan menguat di posisi teratas ditunjang oleh kepuasan atas kinerja Presiden Jokowi dan kesukaan publik pada Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP.
Abbas menambahkan, pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi setelah Pemilu 2014 jauh lebih banyak dibanding dengan yang tidak puas. Abbas dalam surveinya juga membuktikan bahwa PDIP tanpa Jokowi pada Pemilu 2014 akan mendapat suara kurang dari 14%.
Hal serupa terjadi pada Pemilu 2019, Jokowi memberi pengaruh positif dan signifikan pada elektabilitas PDIP. Tanpa Jokowi, partai ini akan mendapat suara kurang dari hasil Pemilu, 19,3%.
Selain Jokowi, PDIP juga memiliki tokoh yang disukai pemilih yakni Ganjar Pranowo. Kuatnya PDIP tidak bisa dipisahkan dengan Ganjar Pranowo. Dalam survei tersebut, 46% pemilih PDIP beririsan dengan pemilih Ganjar Pranowo, dan hanya 10% yang beririsan dengan Puan Maharani.
Menurut Abbas, kenaikan suara PDIP yang signifikan, dari 14,03% pada Pemilu 2009 ketika Jokowi belum muncul dalam politik nasional menjadi 19,3% pada Pemilu 2019 dan cenderung bertahan bahkan menguat di posisi teratas ditunjang oleh kepuasan atas kinerja Presiden Jokowi dan kesukaan publik pada Ganjar Pranowo sebagai kader PDIP.
Abbas menambahkan, pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi setelah Pemilu 2014 jauh lebih banyak dibanding dengan yang tidak puas. Abbas dalam surveinya juga membuktikan bahwa PDIP tanpa Jokowi pada Pemilu 2014 akan mendapat suara kurang dari 14%.
Hal serupa terjadi pada Pemilu 2019, Jokowi memberi pengaruh positif dan signifikan pada elektabilitas PDIP. Tanpa Jokowi, partai ini akan mendapat suara kurang dari hasil Pemilu, 19,3%.
Selain Jokowi, PDIP juga memiliki tokoh yang disukai pemilih yakni Ganjar Pranowo. Kuatnya PDIP tidak bisa dipisahkan dengan Ganjar Pranowo. Dalam survei tersebut, 46% pemilih PDIP beririsan dengan pemilih Ganjar Pranowo, dan hanya 10% yang beririsan dengan Puan Maharani.
(cip)
Lihat Juga :