Kepala BNPT: Sepanjang 2021, Sebanyak 364 Orang Ditindak karena Terlibat Terorisme

Selasa, 28 Desember 2021 - 17:21 WIB
loading...
Kepala BNPT: Sepanjang...
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebut, sepanjang 2021 Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan penindakan terhadap 364 orang yang diduga kuat terlibat jaringan terorisme. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menyebut, sepanjang Januari hingga Desember 2021, Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan penindakan terhadap 364 orang yang diduga kuat terlibat jaringan terorisme.

Rinciannya, pemeriksaan dan penyidikan sebanyak 332 orang, dilimpahkan pada pidana umum sebanyak 3 orang, meninggal dunia 13 orang, dan dipulangkan 16 orang. "Berdasarkan afiliasi kelompok teror, 178 orang di antaranya terafiliasi dengan kelompok JT, 154 orang terafiliasi JAD, 16 orang terafiliasi MIT, dan 16 lainnya terafiliasi FPI," kata Boy di Kantor BNPT Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (28/12/2021).

Baca juga: BNPT: Lebih dari 600 Konten Radikal Di-takedown Sepanjang 2021

Boy menyebut beberapa kelompok radikal terorisme terpantau masih aktif melakukan pergerakannya, di antaranya Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Jamaah Ansharut Khilafah (JAK), Jamaah Ansharusy Syariah (JAS), Negara Islam Indonesia (NII), Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Baca juga: BNPT Perkuat Civil Society Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Terkait dengan pendanaan terorisme, bersama pemangku kepentingan lain, BNPT mencatat modus pendanaan di Indonesia antara lain berasal dari pemanfaatan kotak amal dan sumbangan dengan cover donasi sosial untuk menimbulkan simpati masyarakat, penggalangan dana dengan cover bisnis-bisnis lokal seperti industri rumah tangga atau menjual makanan, penjualan aset pribadi. Crowdfunding atau pendanaan oleh individu yang bekerja di luar negeri dan crowdfunding dengan memanfaatkan sosial media (online) seperti MLM atau skema Ponzi.

Terkait penanganan Foreign Terrorist Fighters (FTF), Selama 2021, Satgas Penanggulangan FTF melakukan proses validasi bersama dengan Dirjen Imigrasi, Dirjen Bea Cukai dan Densus 88 Antiteror Polri terhadap WNI yang berada di zona konflik Suriah.

Menurut Boy, sepanjang 2021 Satgas Penanggulangan FTF telah melakukan validasi sebanyak 529 profil. Adapun WNI terkait FTF yang terlibat konflik di mancanegara antara lain di Suriah dan Irak sebanyak 2.127 orang, Filipina sebanyak 35 orang, dan Afghanistan sebanyak 23 orang. Satgas Penanggulangan FTF juga telah melakukan penjemputan terhadap 13 WNI yang di deportasi dari berbagai negara.

"Sebanyak tiga orang telah dilakukan pemulangan ke daerah asal dan 10 orang lainnya masih menjalani proses Deradikalisasi di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
Dampak Nyata Perang...
Dampak Nyata Perang Iran dan AS-Israel Terhadap Keamanan Indonesia
Zero Terrorist Attack...
Zero Terrorist Attack di Era Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Lemkapi: Pencapaian Besar Polri
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Terhubung dengan Radikalisme,...
Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved