Soal Ambang Batas Masuk DPR, Gerindra: 10% Oke, Nol Juga Boleh

Selasa, 09 Juni 2020 - 19:19 WIB
loading...
Soal Ambang Batas Masuk...
Partai Gerindra menegaskan siap berapa pun besaran syarat ambang batas masuk parlemen dan mencalonkan presiden pada 2024 nanti. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra tidak khawatir menyikapi usulan penetapan syarat ambang batas partai politik masuk parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 7% pada Pemilu 2024.

Gerindra juga tidak gentar dengan usulan ambang batas mencalonkan presiden (presindential threshold) tinggi, yakni 20%.

“Kalau parliamentary threshold, kalau menurut kami mau dibikin dua digit 10 persen berani, enggak usah threshold juga boleh 0%. Kami kalau anda tanya bagaimana kami, kami siap, baik tinggi maupun rendah,” kata Juru Bicara Partai Gerindra, Habiburokhman kepada SINDOnews, Selasa (9/6/2020).(Baca juga: Nasdem Usul Parliamentary Threshold 7%, Golkar Siap Dukun g)

Kendati demikian dalam konteks keindonesiaan, kata dia, harus diberikan peluang seluas mungkin agar parlemen ini lebih beragam.

Gerindra menginginkan Wakil rakyat berisi dari berbagai kelompok masyarakat. Bahkan bila perlu, ambang batas parlemen ini ditiadakan atau nol persen agar tidak ada suara rakyat yang menjadi sia-sia.

Habiburokhman juga menginginkan agar partai kecil ataupun partai besar mendapatkan peluang yang sama dalam mencalonkan presiden dan wakil presiden. Tetapi, Gerindra juga tidak khawatir ataupun takut jika angkanya ditingkatkan.

“Jadi dua hal. Dalam konteks kepartaian, kami enggak takut threshold tinggi 2 digit sekalipun, atau enggak ada. Baik parliamentary maupun presidential,” kata Ketua DPP Partai Gerindra ini.(Baca juga: PDIP Diminta Kawal Ketat Pemerintahan Jokowi )

Namun, dia kembali menegaskan berharap ambang batas keduanya rendah agar demokrasi di Indonesia tetap hidup. “Kalau untuk demokrasi, untuk Indonesia itu lebih baik rendah saja atau bila perlu nol,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Bicara Ambang Batas...
Bicara Ambang Batas Parlemen, Waketum Perindo: Jangan Sampai Suara Terbuang Sia-sia!
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Gerindra Panggil Anggota...
Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Bahas Stunting
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved