Antisipasi Omicron, BIN Gencarkan Lagi Vaksinasi

Senin, 27 Desember 2021 - 19:16 WIB
loading...
Antisipasi Omicron,...
Kepala BIN Budi Gunawan turun dalam vaksinasi serentak yang digelar di 12 provinsi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum, lansia, dan anak-anak. Vaksinasi digelar serentak di 12 provinsi, termasuk di Jawa Barat, saat banjir rob melanda kawasan Indramayu pada Rabu (22/12/2021).

Kepala BIN Budi Gunawan mengatakan program vaksinasi dilakukan demi membentuk herd immunity. Menurutnya, vaksinasi merupakan upaya antisipasi virus corona jenis varian baru Omicron.

"Kegiatan vaksinasi ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Vaksin merupakan upaya kita mencegah virus corona, terutama varian Omicron yang sudah masuk ke RI," kata Budi Gunawan dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (27/12/2021).

Baca juga: Kejar Herd Immunity, Capaian Vaksinasi BIN Sulsel Tembus 20.000 Dosis

Selain Jabar, 11 provinsi lainnya yang menggelar vaksinasi adalah Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Jawa Timur, DIY, dan Jawa Tengah. Lalu Bali, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Kepala Binda Jawa Barat, Brigjen TNI Deddy Agus Purwanto mengatakan pihaknya menggelar vaksinasi di berbagai kabupaten. Adapun sasarannya sebanyak 15.000 orang penerima. "BIN gelar vaksinasi di Kabupaten Indramayu dan juga menggelar vaksinasi di wilayah Kabupaten Ciamis, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Majalengka, dan Kabupaten Cirebon dengan sasaran 15.000 jiwa," ucap Deddy.

Di Indramayu, BIN menyasar warga Eretan Wetan Blok Condong Kandanghaur. Saat itu, kawasan tersebut sedang dilanda banjir. "Dengan sudah dilakukannya vaksinasi terhadap warga di daerah rawan banjir, dapat mencegah penyebaran pandemi di tempat pengungsian," kata Deddy.

Baca juga: Buku Budi Gunawan Kupas Dampak Post Truth dan Cara Mengatasinya

BIN juga menyasar para pelajar usia 6-11 tahun. Seperti halnya yang dilakukan BIN Daerah Sumatera Barat. Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumbar, Hendra mengatakan, vaksinasi diadakan di SDN 13 Pasar Remaja, Kota Sawahlunto. Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah Sinovac.

"Kembali dilaksanakan program vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun, di Kota Sawahlunto. Ada 14 gerai vaksin yang didirikan di masing-masing sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 1.413 pelajar," tutur Hendra.

Gencarkan Vaksinasi di Kawasan Capaian Rendah
BIN Daerah Kalimantan Barat menggelar vaksinasi secara massal. Kali ini, vaksinasi menyasar daerah yang capaian vaksinasinya masih rendah.

"Dari informasi dan data yang kami himpun, ada sejumlah desa yang tidak optimal dalam menggalakkan kegiatan vaksinasi. Parahnya, ada Kades yang sampai hari ini belum vaksin," kata Kaposda Binda Kabupaten Kayong Utara Kurniaji mewakili Kabinda Kalbar Brigjen Pol Rudy Tranggono.

Kurniaji menambahkan, capaian vaksinasi di Kabupaten Kayong Utara berada di urutan 13 dari 14 kabupaten/kota. Oleh karena itu, BIN menggencarkan vaksinasi di daerah tersebut.

Sementara di Jawa Timur, BIN menggelar vaksinasi massal di 14 kecamatan di Trenggalek. Termasuk vaksinasi tahap dua untuk pelajar SMP dan SMA di SMKN 1 Pogalan dan Balai Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan.

Kabag Ops BIN Jatim, Kolonel Inf Fahmi Sudirman mengatakan pihaknya menyiapkan total 5.500 dosis vaksin. Selain itu, terdapat pula 11.000 dosis vaksin yang telah didistribusikan ke wilayah lainnya.

"Jadi harapan kita yang belum melaksanakan vaksin, ayo kita melaksanakan vaksin bersama, demi kesehatan kita bersama, demi terwujudnya herd immunity di lingkungan masyarakat Kabupaten Trenggalek," ujar Fahmi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Letjen TNI Agus...
Profil Letjen TNI Agus Widodo, Jenderal Kopassus yang Kini Jabat Wakil Kepala BIN
5 Jenderal TNI Jabat...
5 Jenderal TNI Jabat Kepala BIN, 3 di Antaranya dari Satuan Kopassus
Perkuat Intelijen, Panglima...
Perkuat Intelijen, Panglima TNI Tunjuk 2 Brigjen Duduki Jabatan Strategis di BIN pada Mutasi Maret 2026
3 Brigjen dari BIN Digeser...
3 Brigjen dari BIN Digeser Panglima TNI pada Mutasi Maret 2026, Ada Kabinda Papua
Prabowo Bertemu Menteri...
Prabowo Bertemu Menteri Keamanan China, Tingkatkan Kemitraan Strategis lewat BIN
Hadapi Bonus Demografi,...
Hadapi Bonus Demografi, BIN Dorong Generasi Muda Berani Berinovasi
5 Perwira TNI Dapat...
5 Perwira TNI Dapat Penugasan Baru di Badan Intelijen Negara, Ini Daftar Namanya
Esports Sumbang Medali...
Esports Sumbang Medali di Asian Youth Games 2025, Ketum PB ESI Budi Gunawan: Hasil Pembinaan Berjenjang
Apakah STIN Buka Pendaftaran...
Apakah STIN Buka Pendaftaran Calon PNS 2025? Lulus Jadi Intel Negara
Rekomendasi
Sooyoung SNSD dan Jung...
Sooyoung SNSD dan Jung Kyung-ho Putus setelah 14 Tahun Pacaran
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Berita Terkini
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
KSAD Maruli Simanjuntak:...
KSAD Maruli Simanjuntak: Begal Jadi Takut karena Ada Tentara
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved