Kepala BKKBN Kukuhkan Atikoh Ganjar Pranowo Sebagai Duta Penurunan Stunting Jawa Tengah
Jum'at, 24 Desember 2021 - 11:47 WIB
loading...
Kepala BKKBN Dokter Hasto Wardoyo saat mengukuhkan Ketua TP PKK Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo sebagai Bunda Genre sekaligus Duta Penurunan Stunting.
A
A
A
SURAKARTA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Dokter Hasto Wardoyo mengukuhkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo sebagai Bunda Genre (Generasi Berencana), sekaligus menjadi Duta Penurunan Stunting. Pengukuhan dilakukan di The Royal Surakarta Heritage, Kamis (21/12/2021).
“Saya berharap Bunda Genre yang juga menjadi Duta Penurunan Stunting Jawa Tengah bisa memberikan perhatian dan pembinaan pada para remaja sehingga mereka bisa menjadi calon orang tua yang cerdas, sehat, kemudian nantinya bisa melahirkan anak-anak yang berkualitas. Edukasi empat terlalu, yakni jangan hamil dan melahirkan terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, dan terlalu dekat jaraknya,” ungkap Hasto.
Duta penurunan stunting juga menurut Kepala BKKBN nantinya bisa memberikan dukungan dan pembinaan terhadap Tim Pendamping Keluarga yang telah terbentuk diseluruh Desa serta semua agen perubahan di Provinsi Jawa Tengah, dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Dalam kegiatan tersebut Dokter Hasto juga mengukuhkan 35 Ketua Tim Penggerak PKK dari Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah yang juga merupakan Bunda GenRe menjadi Duta Penurunan Stunting di wilayahnya masing-masing.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo menjelaskan, “Kalau berbicara penanganan stunting kita harus mulai dari hulu, maka penting kita harus berkolaborasi dan bersinergi dengan remaja melalui Forum GenRe (Generasi Berencana) yang sudah ada.”
“Saya berharap Bunda Genre yang juga menjadi Duta Penurunan Stunting Jawa Tengah bisa memberikan perhatian dan pembinaan pada para remaja sehingga mereka bisa menjadi calon orang tua yang cerdas, sehat, kemudian nantinya bisa melahirkan anak-anak yang berkualitas. Edukasi empat terlalu, yakni jangan hamil dan melahirkan terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, dan terlalu dekat jaraknya,” ungkap Hasto.
Duta penurunan stunting juga menurut Kepala BKKBN nantinya bisa memberikan dukungan dan pembinaan terhadap Tim Pendamping Keluarga yang telah terbentuk diseluruh Desa serta semua agen perubahan di Provinsi Jawa Tengah, dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Dalam kegiatan tersebut Dokter Hasto juga mengukuhkan 35 Ketua Tim Penggerak PKK dari Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah yang juga merupakan Bunda GenRe menjadi Duta Penurunan Stunting di wilayahnya masing-masing.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo menjelaskan, “Kalau berbicara penanganan stunting kita harus mulai dari hulu, maka penting kita harus berkolaborasi dan bersinergi dengan remaja melalui Forum GenRe (Generasi Berencana) yang sudah ada.”
Lihat Juga :