KH Dimyati Rais dan Miftachul Achyar Calon Kuat Rais Aam PBNU

Kamis, 23 Desember 2021 - 23:49 WIB
loading...
KH Dimyati Rais dan...
Beredar dua nama bakal calon kandidat Rais Aam PBNU yaitu KH Dimyati Rais dan KH Miftachul Achyar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Beredar dua nama bakal calon kandidat Rais Aam PBNU yaitu KH Dimyati Rais dan KH Miftachul Achyar. Dua nama tersebut beredar berdasarkan perolehan suara Ahwa yang cukup besar yakni KH Dimyati Rais sebanyak 503 dan KH Miftachul Achyar sebanyak 395.

Sementara, KH Mustofa Bisri yang mempunyai suara kedua terbanyak yakni 494 memilih mengundurkan diri. Karena sejak tahun sebelumnya dia juga tidak ingin menjadi Rais Aam. "Dua kemungkinan, KH Miftah atau KH Dimyati Rais," ucap salah satu seorang anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga: Profil 9 Ahwa di Muktamar ke-34 NU

Sementara beberapa lainnya, lanjut dia, merupakan kiai sepuh. Untuk metode pemilihan Rais Aam menurut Ketua Panitia Muktamar ke 34 NU, Prof M Nuh mengatakan usai terpilihnya sembilan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) maka mereka langsung rapat untuk menetapkan Rais Aam.

Baca juga: Sah, Inilah 9 Kiai Tim AHWA untuk Tetapkan Rais Aam PBNU

"Di antara 9 itu boleh, dari orang luar di antara 9 itu juga boleh ditetapkan sebagai Rais Aam," ujar dia saat ditemui usai sidang Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) PBNU Masa Khidmat 2016- 2021, Pandangan Umum atas LPJ PBNU, di UIN Raden Intan Lampung, Kamis (23/12/2021).

Hingga saat ini menurut Sekretaris SC Panitia Muktamar ke-34 NU, Asrorun Ni'am, sedang berlangsung sidang Ahwa untuk membahas, menyepakati dan menetapkan Rais Aam Syuriah PBNU peirode 2021-2026. Lalu setelah Rais Aam terpilih, dia akan menentukan siapa Ketum PBNU periode selanjutnya. "Kita baca Al-fatihah mudah-mudahan proses sidang Ahwa diberikan kelancaran maunah, hidayah dan diberikan pilihan yang terbaik alfatihah," ucapnya saat menutup laporan sidang pleno Kamis,(23/12/2021) di GSG Unila.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Rekomendasi
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved