Elektabilitas Turun, PDIP Anggap Hal Biasa

Selasa, 09 Juni 2020 - 14:34 WIB
loading...
Elektabilitas Turun,...
Istimewa
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan dan ekonomi. Kinerja partai politik (parpol) pun ikut disorot sehingga berpengaruh terhadap elektabilitasnya. Dalam survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) turun dari 29,8 ke 22,2 persen. Itu terjadi dalam rentang waktu tiga bulan.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan, survei yang dilakukan di masa pandemi berpengaruh terhadap PDIP yang dianggap sebagai partai berkuasa atau pemenang pemilu. Dia yakin elektabilitas partainya akan kembali naik atau stabil setelah situasi normal.

"Tentu saja ada kaitannya. Risiko parpol pemenang dengan kader partainya di pemerintahan apabila rakyat puas terhadap kinerja pemerintah, elektabilitas partai ikut naik atau sebaliknya," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (9/6/2020). (Baca juga: Selama 2020, YLBHI Temukan Puluhan Kasus Penodaan Agama ).

PDIP merupakan partai yang stabil di jajaran atas politik Indonesia. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tiga kali memenangi pemilu legislatif, yakni 1999, 2014, dan 2019. Dua kali mengantarkan kadernya, Joko Widodo (Jokowi) menduduki kursi RI-1.

Andreas menganggap biasa saja fluktuasi elektabilitas partai. Setiap survei selalu dijadikan bahan koreksi, serta memompa semangat dan kinerja kader. Mesin partai pun siap untuk mengembalikan lagi elektabilitas PDIP. "Tetap bekerja keras seperti biasa," ucapnya.

Ada berita kurang baik, PDIP juga mendapatkan kabar yang cukup menggembirakan karena elektabilitas salah satu kadernya, Ganjar Pranowo , meningkat. Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah itu melewati Anies Rasyid Baswedan dan mulai memepet Prabowo Subianto.

Indikator melakukan survei pada 16-18 Mei lalu dengan 1.200 responden. Margin of error survei ini 2,9 persen. Dalam jajaran tokoh, elektabilitas Ganjar mencapai 11,8 persen atau naik 2,7 persen dari Februari lalu. Sementara itu, elektablitas Prabowo 14,1 persen atau turun 8,1 persen.

"Sebagai sesama kader, saya ikut gembira dan bangga melihat elektabilitas Mas Ganjar meningkat. Meskipun buat saya ini wajar dan tidak sangat mengejutkan melihat kinerja dan kerja keras selama ini, terutama di masa pandemi Covid-19," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Rekomendasi
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved