Hari Ibu Nasional, Iriana Joko Widodo: Perempuan Harus Berdaya

Rabu, 22 Desember 2021 - 19:35 WIB
loading...
Hari Ibu Nasional, Iriana...
Iriana Joko Widodo saat memberi sambutan secara virtual pada acara puncak peringatan Hari Ibu di Yogyakarta, Rabu (22/12).
A A A
Dalam peringatan Hari Ibu Nasional, Ibu Negara Republik Indonesia Iriana Joko Widodo mengajak para perempuan harus berdaya dan berperan dalam pembentukan karakter bangsa. Hal ini disampaikan dalam sambutan secara virtual pada acara puncak peringatan Hari Ibu yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Yogyakarta, Rabu (22/12).

"Perempuan harus terus berjuang bagi kemajuan Indonesia, harus menjadi yang berdaya, berperan dalam pembentukan karakter bangsa," kata Iriana.

Menurutnya, selama ini kaum ibu telah membuktikan daya juangnya, melindungi anak-anak dan orang-orang disekitarnya agar tenang dan produktif. Situasi tersebut semakin meyakinkan bahwa perempuan adalah penggerak pilar bangsa.

"Turunkan angka stunting, turunkan angka Kematian ibu saat melahirkan, menekan kekerasan pada ibu dan anak, dan meningkatkan semangat kewirausahaan," kata Iriana menambahkan.

Senada, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan Hari Ibu menjadi momentum bagi para ibu di seluruh Indonesia untuk melakukan kerja-kerja yang bermanfaat terutama bagi kaum perempuan, keluarga, dan seluruh masyarakat Indonesia.

"Semangat, dedikasi, disertai ketulusan cinta (ibu) kepada tanah air adalah warisan yang akan kita berikan kepada generasi penerus bangsa. Kerja-kerja kita (perempuan) bisa membangkitkan generasi penerus bangsa di seluruh pelosok negeri," kata Mensos dalam video yang diputar pada acara puncak peringatan Hari Ibu yang diselenggarakan Kementerian PPPA di Yogyakarta, Rabu (22/12).

Peringatan Hari Ibu ke-93 tahun 2021 bertema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”, merupakan suatu upaya untuk mengenang dan menghargai perjuangan perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan di mana Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 - 25 Desember 1928 diadakan di Yogyakarta dan menjadi dasar penetapan Hari Ibu.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
LAN-Kemensos Dukung...
LAN-Kemensos Dukung Program Prioritas Presiden melalui Pengembangan Sekolah Rakyat Terpadu
Soroti Penyaluran Bansos...
Soroti Penyaluran Bansos di Tengah Inflasi, Selly Gantina: Perkuat Fungsi Kemensos
Stimulus Ramadan, Bansos...
Stimulus Ramadan, Bansos Sudah Cair 90% termasuk untuk Sumatera
Mensos Kerahkan 30 Ribu...
Mensos Kerahkan 30 Ribu Pendamping PKH Cek 11 Juta Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
Park Hyatt Jakarta Gelar...
Park Hyatt Jakarta Gelar Mother’s Day Artisan Market, Libatkan 20 UMKM Lokal
Park Hyatt Jakarta Perkenalkan...
Park Hyatt Jakarta Perkenalkan Artisan Market Perdana dengan Nuansa Seni dan Budaya Lokal
JAPFA, Kemensos RI dan...
JAPFA, Kemensos RI dan Kemenkop RI Dorong Kemandirian Peternak
Rekomendasi
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved