Jelang Muktamar NU, Keberanian KH Ali Maksum saat Menjadi Rais Aam PBNU Kembali Dikenang
Selasa, 21 Desember 2021 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Kiai Asyhari Abta dikenal sebagai salah satu santri yang dekat dengan Kiai Ali Maksum. Sejak 1975 sampai 80-an setiap pagi bertugas menyapu rumah ndalem Kiai Ali. "Setelah nyapu rumah dan kamar, baru bikin wedang. Waktu itu belum ada kompor apalagi kompor gas. Jadi nggodog (merebus) wedang (minum) dengan grajen," tutur mantan Rais Syuriyah PWNU DIY ini.
Sementara itu, KH A Zuhdi Muhdlor, alumnus Krapyak mengingat salah satu ajaran Kiai Ali Maksum, 'al-‘ilmu bi at-ta'allum, bahwa untuk mendapatkan ilmu harus menempuh jalan belajar, secara rasional, logis, bukan dengan tirakat berlebihan.
Menurut Wakil Rais Syuriyah PWNU DIY ini mengatakan, Kiai Ali tidak sepakat ketika ada santrinya berlebihan dalam berpuasa, misalnya tidak makan nasi selama 40 hari. Kiai Ali selalu bilang bahwa santri harus makan bergizi biar cerdas.
Selain itu KH Ali Maksum. dalam pandangan Zuhdi, tidak mendikotomikan ilmu agama dan ilmu umum. Hal itu mendorong santri untuk membaca semua buku dan kitab, baik klasik maupun modern.
Sementara itu, KH A Zuhdi Muhdlor, alumnus Krapyak mengingat salah satu ajaran Kiai Ali Maksum, 'al-‘ilmu bi at-ta'allum, bahwa untuk mendapatkan ilmu harus menempuh jalan belajar, secara rasional, logis, bukan dengan tirakat berlebihan.
Menurut Wakil Rais Syuriyah PWNU DIY ini mengatakan, Kiai Ali tidak sepakat ketika ada santrinya berlebihan dalam berpuasa, misalnya tidak makan nasi selama 40 hari. Kiai Ali selalu bilang bahwa santri harus makan bergizi biar cerdas.
Selain itu KH Ali Maksum. dalam pandangan Zuhdi, tidak mendikotomikan ilmu agama dan ilmu umum. Hal itu mendorong santri untuk membaca semua buku dan kitab, baik klasik maupun modern.
(abd)
Lihat Juga :