KPK Tegaskan Sprinlidik Muktamar NU Hoaks
Selasa, 21 Desember 2021 - 07:41 WIB
loading...
Munculnya informasi penyelidikan oleh KPK terkait penyelenggaraan Muktamar NU ke-34, tak benar alias hoaks. Hal ini dikatakan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Foto/Instagram/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Munculnya informasi penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelenggaraan Muktamar NU ke-34, tidak benar alias hoaks. Hal ini dikatakan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.
Baca juga: Jelang Muktamar NU, Airlangga Cek Kesiapan Acara
"Kepada segenap Muktamirin NU ke 34 di Lampung, perlu kami sampaikan telah beredar Hoax yang menyatakan bahwa KPK telah menerbitkan Sprinlidik sebagaimana dalam foto," kata Nurul Ghufron di akun Instagramnya, Selasa (21/12/2021).
Baca juga: Gus Ipul Minta Registrasi Peserta Muktamar NU Terbuka dan Jujur
"Perlu kami tegaskan, bahwa hal itu adalah Tidak Benar/Palsu. Mohon segenap jamaah NU dan Warga Indonesia untuk mengabaikan," tegasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan informasi yang tersebar, KPK disebut membuka penyelidikan terkait Muktamar NU ke-34. Setelah menerima banyak pengaduan masyarakat perihal pungutan kepada ASN di Kementerian Agama (Kemenag).
Selain itu karena pemberian uang dari Kemenag untuk pemenangan calon kandidat tertentu. Di surat tersebut tertera wajah Ketua KPK Firli Bahuri dengan diselipkan kalimat: 'Sprin Penyelidikan Keluar, Waktunya Nunggu Siapa yang Pakai Baju Orange.'
Baca juga: Jelang Muktamar NU, Airlangga Cek Kesiapan Acara
"Kepada segenap Muktamirin NU ke 34 di Lampung, perlu kami sampaikan telah beredar Hoax yang menyatakan bahwa KPK telah menerbitkan Sprinlidik sebagaimana dalam foto," kata Nurul Ghufron di akun Instagramnya, Selasa (21/12/2021).
Baca juga: Gus Ipul Minta Registrasi Peserta Muktamar NU Terbuka dan Jujur
"Perlu kami tegaskan, bahwa hal itu adalah Tidak Benar/Palsu. Mohon segenap jamaah NU dan Warga Indonesia untuk mengabaikan," tegasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan informasi yang tersebar, KPK disebut membuka penyelidikan terkait Muktamar NU ke-34. Setelah menerima banyak pengaduan masyarakat perihal pungutan kepada ASN di Kementerian Agama (Kemenag).
Selain itu karena pemberian uang dari Kemenag untuk pemenangan calon kandidat tertentu. Di surat tersebut tertera wajah Ketua KPK Firli Bahuri dengan diselipkan kalimat: 'Sprin Penyelidikan Keluar, Waktunya Nunggu Siapa yang Pakai Baju Orange.'
(maf)
Lihat Juga :