Hentikan Hoaks dan Fitnah kepada Tenaga Medis

Selasa, 09 Juni 2020 - 10:34 WIB
loading...
Hentikan Hoaks dan Fitnah...
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta penyebaran hoaks dan fitnah kepada para tenaga medis dihentikan. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta penyebaran hoaks dan fitnah kepada para tenaga medis dihentikan. Hal itu dikatakan Sukamta menyikapi fitnah yang dialami sejumlah tenaga kesehatan di Sulawesi Selatan di media sosial.

Sejumlah tenaga kesehatan di Sulawesi Selatan difitnah telah mengambil untung besar dalam penanganan Covid-19. Karena itu, mereka melaporkan akun media sosial yang telah menyebarkan hoaks dan fitnah tersebut ke pihak Kepolisian.

"Tindakan penyebaran hoaks melanggar UU ITE. Pemerintah perlu segera merespons laporan para tenaga kesehatan ini untuk menindak pemilik akun penyebarnya. Pemerintah mesti bertindak cepat sesuai UU ITE sebagaimana cepatnya pemerintah bertindak selama ini jika yang menjadi korban hoaks pihak pemerintah," kata Sukamta dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Selasa (9/6/2020).

Dia mengatakan, semua pihak seharusnya justru bersimpati kepada para tenaga kesehatan, para dokter dan perawat yang sudah bekerja keras di garda terdepan melawan pandemi ini. Sebab, mereka rela bertugas dan mendedikasikan diri sesuai sumpah profesi dan kode etik, mempertaruhkan nyawa dalam menjalankan tugas ini. (Baca juga: Dituduh Jadikan Covid-19 Lahan Bisnis, Begini Sikap Organisasi Profesi Kesehatan ).

Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, sudah selayaknya para tenaga medis itu mendapatkan dukungan dari semua pihak, bukan justru tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar. Dia mengatakan, tidak kali ini saja hoaks terjadi.
Pada masa pandemi, kasus hoaks meningkat. Hal tersebut, kata dia, menunjukkan tingkat literasi digital masyarakat yang belum menggembirakan.

Tentu hal tersebut masih menjadi PR penting bagi pemerintah ke depan untuk memberikan edukasi literasi digital termasuk memberi pemahaman soal hukum siber (UU ITE) kepada masyarakat luas. "Jadi tolong kepada masyarakat agar bersikap bijak dalam masa pandemi ini. Jangan membuat keruh suasana yang sudah sulit ini," ujar legislator asal Daerah Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta ini. (Baca juga: Gantikan Ojek, Bajaj Bisa Jadi Alternatif Transportasi di Era New Normal ).

Dia menambahkan, pemerintah juga harus bisa menciptakan suasana kondusif di masyarakat, maupun khususnya di kalangan tenaga kesehatan agar didukung secara penuh sehingga mereka bisa tetap bertugas secara maksimal. "Sebab, jika mereka ini berhenti bekerja sehari saja, betapa sulitnya masyarakat dan pemerintah nantinya," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Komdigi Tegaskan Video...
Komdigi Tegaskan Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks dan Bermuatan Ujaran Kebencian
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Rekomendasi
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
Berita Terkini
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved