Konvensi Rakyat Partai Perindo Digelar Terbuka agar Perilaku Koruptif Bisa Dicegah Sejak Dini
Jum'at, 17 Desember 2021 - 15:58 WIB
loading...
Sekretaris Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Arief Budiman menuturkan, keterbukaan yang diterapkan nantinya dapat menangkal perilaku koruptif yang ada di proses elektoral dan lembaga legislatif. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Partai Perindo meluncurkan Konvensi Rakyat berbasis digital pada Rabu, 25 November 2021. Konvensi Rakyat terbuka untuk siapa pun yang ingin menjadi bakal calon anggota legislatif.
Sekretaris Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Arief Budiman menuturkan, keterbukaan yang diterapkan nantinya dapat menangkal perilaku koruptif yang ada di proses elektoral dan lembaga legislatif.
"Apabila calon itu datang dari masyarakat secara terbuka dalam partisipasi yang sangat luas, tentu harapannya adalah integritas para kandidat dan calon ke depannya bisa menjadi kokoh. Sehingga perilaku koruptif dalam proses elektoral dan perilaku koruptif di lembaga legislatif bisa dicoba untuk diatasi sejak dini," kat Arief dalam Webinar Partai Perindo, Jumat (17/12/2021).
Baca juga: Konvensi Rakyat Perindo Kesempatan Emas Generasi Baru Terlibat Perpolitikan Indonesia
Arief menjelaskan, pada dasarnya proses demokrasi digital sudah mulai dirasakan oleh masyarakat. Salah satu contohnya yakni pembicaraan politik yang ada di aplikasi pesan singkat. Kendati demikian, proses itu tak menyentuh pada aspek institusional atau kelembagaan yang bersifat formal.
"Nah inilah yang dicoba oleh Partai Perindo untuk membangun proses pencalonan ini secara konsisten. Ini salah satu upaya untuk menata dan membangun ekosistem demokrasi digital," katanya.
Sekretaris Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Arief Budiman menuturkan, keterbukaan yang diterapkan nantinya dapat menangkal perilaku koruptif yang ada di proses elektoral dan lembaga legislatif.
"Apabila calon itu datang dari masyarakat secara terbuka dalam partisipasi yang sangat luas, tentu harapannya adalah integritas para kandidat dan calon ke depannya bisa menjadi kokoh. Sehingga perilaku koruptif dalam proses elektoral dan perilaku koruptif di lembaga legislatif bisa dicoba untuk diatasi sejak dini," kat Arief dalam Webinar Partai Perindo, Jumat (17/12/2021).
Baca juga: Konvensi Rakyat Perindo Kesempatan Emas Generasi Baru Terlibat Perpolitikan Indonesia
Arief menjelaskan, pada dasarnya proses demokrasi digital sudah mulai dirasakan oleh masyarakat. Salah satu contohnya yakni pembicaraan politik yang ada di aplikasi pesan singkat. Kendati demikian, proses itu tak menyentuh pada aspek institusional atau kelembagaan yang bersifat formal.
"Nah inilah yang dicoba oleh Partai Perindo untuk membangun proses pencalonan ini secara konsisten. Ini salah satu upaya untuk menata dan membangun ekosistem demokrasi digital," katanya.
Lihat Juga :