alexametrics

Cegah Covid-19 Pada Anak, Orang Tua Diimbau Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut

loading...
Cegah Covid-19 Pada Anak, Orang Tua Diimbau Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Staf Pengajar di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Trisakti, Dr drg S.Ratna L.Octavian, Sp.KGA meminta orang tua menjaga kesehatan gigi dan mulut guna mencegah virus Corona pada anak. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Orang tua diimbau menjaga kesehatan gigi anak guna menangkal penyebaran virus Corona (Covid-19). Pasalnya, karies atau gigi berlubang merupakan penyakit gigi dan mulut yang paling banyak di temukan pada anak.

Hal itu diungkapkan Staf Pengajar di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Trisakti, Dr drg S.Ratna L.Octavian, Sp.KGA dalam diskusi online Live Talk: Learn More, See More yang diselenggarakan Seemore Event Organizer pada Sabtu 6 Juni 2020. (Baca juga: Update Corona: Positif 32.033 Orang, 10.904 Sembuh dan 1.883 Meninggal)

Riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2018 menyebutkan anak Indonesia kelompok usia 5-6 tahun, sebanyak 93% nya mengalami karies. Di masa pandemi saat ini, dengan keterbatasan menjangkau fasilitas kesehatan gigi, menjaga kesehatan gigi dan mulut anak menjadi hal yang sangat penting.



”Para orang tua harus berperan aktif. Gigi dan mulut yang sehat akan menghindarkan anak dari kemungkinan terjadinya infeksi, timbulnya rasa sakit, gangguan aktivitas sehari-hari dan gangguan tumbuh kembang, serta yang terpenting adalah gigi dan mulut yang sehat akan membuat sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik dan optimal dan dapat menjadi modal utama tubuh anak melawan Covid-19,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (8/6/2020). (Baca juga: Kasus Surabaya Menunjukkan, Anak dan Balita Rentan Terpapar Corona)

Hal-hal yang dapat dilakukan orang tua, kata dia, antara lain mengatur pola makan yang sehat untuk gigi, menggosok gigi dengan baik dan benar, sikap dan perilaku kesehatan yang positif, kontrol ke dokter gigi. Namun di masa pandemic, kontrol ke dokter gigi sebaiknya ditunda dulu, untuk melindungi pasien anak dan dokter gigi.

“Karena virus Corona jenis baru (SARS-CoV-2) menular melalui droplet pada saluran pernafasan termasuk air liur dari mulut. Kecuali untuk kasus emergensi yang perlu tindakan medis segera guna penyelamatan nyawa dan mencegah kecacatan lebih lanjut,” ucapnya. (Baca juga: Tertular dari Ibunya, Anak 9 Tahun di Mojokerto Positif COVID-19)

Di masa pandemic ini, sambung dia, perlu dilaksanakan upaya pencegahan berupa intervensi edukasi kesehatan gigi dan mulut yang komprehensif dan memadai secara jarak jauh, yang disebut dengan istilah telemedicine.
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak