Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes

Jum'at, 10 Desember 2021 - 11:05 WIB
loading...
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Ketua KPK Firli Bahuri mengaku heran dengan fenomena banyaknya pejabat yang ditangkap hingga ditahan KPK, tapi tidak menurunkan perilaku korupsi di Indonesia. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) Firli Bahuri mengaku heran dengan fenomena banyaknya pejabat yang ditangkap hingga ditahan KPK, tapi tidak menurunkan perilaku korupsi di Indonesia. Bahkan, kata Firli, justru ada koruptor yang bilang apes ketika ditangkap KPK.

"Kerugian negara yang kita selamatkan sudah cukup besar, upaya pencegahan pun kita lakukan, tetapi belum mampu membersihkan Indonesia dari korupsi. Saya banyak bertanya, bahkan ada para koruptor yang kita tangkap, ada yang mengatakan nasib sial, apes, nah ini yang tidak boleh terjadi," kata Firli melalui akun YouTube milik KPK RI, Jumat (10/12/2021).

Menurut Firli, budaya antikorupsi merupakan hal mendasar yang perlu dibangun dan dikembangkan. Firli berkaca dari upaya-upaya sebelumnya mulai dari penindakan hingga pencegahan yang belum mampu membersihkan Indonesia dari korupsi. Oleh karenanya, ke depan Firli ingin ada fokus untuk pembangunan budaya antikorupsi melalui pendidikan.

Baca juga: Novel Cs Resmi Dilantik, Komisi III: Polri Diperkuat Jagoan Antikorupsi KPK

"Kenapa kita bersemangat ingin untuk melakukan pembangunan budaya antikorupsi karena dari yang kita lihat secara empiris, begitu banyak yang sudah ditangkap, baik KPK sekarang sudah 1.291, tahun 2021 aja kita sudah tahan orang sampai saat ini sudah 109. Saya yakin bulan 12 tahun 2021 ini akan bertambah," katanya.

Dari data yang dikantongi Firli, setidaknya sudah ada 353 kepala daerah yang menyusun peraturan untuk memasukkan materi ajaran antikorupsi dalam pendidikan. Kata Firli, KPK akan terus mendorong agar semua daerah juga membuat peraturan untuk memasukkan materi antikorupsi dalam pendidikan.

"Sasarannya apa? materi ajaran SD, SMP, SMA, SLTA, pendidikan formal maupun nonformal, itu yang kita sasar," katanya.

Tak hanya itu, sambung Firli, KPK juga fokus membangun penyuluh antikorupsi. KPK telah bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, kalangan cendekiawan, hingga universitas untuk mencetak penyuluh antikorupsi. Sejauh ini, sudah ada ribuan agen antikorupsi yang dicetak KPK.

Baca juga: Di Acara Hakordia 2021, Polda Sumut Terima Penghargaan dari KPK

"Kalau penyuluh antikorupsi itu sudah 2.014 orang sampai hari ini, tentu kita perbanyak, kalau ahli pembangun integritas sekarang 228 tentu kita akan perbanyak. Sehingga semakin banyak penyuluh antikorupsi, semakin banyak ahli pembangun integritas, maka kami berkeyakinan budaya antikorupsi akan masif dan merupakan peradaban bangsa Indonesia," tuturnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Suap, Ini Kata Purbaya
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
Rekomendasi
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Pakar: Tanpa Bukti Kuat,...
Pakar: Tanpa Bukti Kuat, Penyebutan 26 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG Bisa Berujung Pidana
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved