Menakar Peluang Ganjar Pranowo-Erick Thohir Hadapi Prabowo-Puan
Jum'at, 10 Desember 2021 - 06:14 WIB
loading...
A
A
A
Hasilnya, Ganjar-Erick mendapatkan dukungan tertinggi dengan angka 31,1%. Namun, hanya terpaut tipis dengan Anies-Sandiaga yang mendapat dukungan 30,8%, juga Prabowo-Puan yang didukung 28,1%.
Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai semua masih belum jelas soal siapa dan akan berpasangan dengan siapa. "Juga belum kelihatan partai mana mendukung pasangan mana. Semua masih dihubung-hubungkan, masih dikaitkan, masih simulasi dengan banyak kemungkinan," kata Ujang Komarudin secara terpisah.
Hal tersebut, menurut dia, karena elektabilitas para bakal kandidat masih di bawah 50%. "Walaupun Prabowo - Puan atau Gajar - Erick Thohir yang dianggap surveinya di atas yang lain, itu pun tipis," katanya.
Dia juga mengatakan semua bakal calon kandidat di survei Indikator Politik Indonesia itu masih jauh dari angka 50%. "Semuanya masih pasang kuda-kuda dan meraba, untuk membuat skenario perjodohan dalam Pilpres 2024 nanti. Unggul sedikit belum tentu menang. Karena survei itu sifatnya dinamis. Bisa naik, stagnan, bahkan turun," pungkasnya.
Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai semua masih belum jelas soal siapa dan akan berpasangan dengan siapa. "Juga belum kelihatan partai mana mendukung pasangan mana. Semua masih dihubung-hubungkan, masih dikaitkan, masih simulasi dengan banyak kemungkinan," kata Ujang Komarudin secara terpisah.
Hal tersebut, menurut dia, karena elektabilitas para bakal kandidat masih di bawah 50%. "Walaupun Prabowo - Puan atau Gajar - Erick Thohir yang dianggap surveinya di atas yang lain, itu pun tipis," katanya.
Dia juga mengatakan semua bakal calon kandidat di survei Indikator Politik Indonesia itu masih jauh dari angka 50%. "Semuanya masih pasang kuda-kuda dan meraba, untuk membuat skenario perjodohan dalam Pilpres 2024 nanti. Unggul sedikit belum tentu menang. Karena survei itu sifatnya dinamis. Bisa naik, stagnan, bahkan turun," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :