Tak Ada Huruf O di Namanya, Zulhas Ogah Nyapres di Pemilu 2024
Kamis, 09 Desember 2021 - 20:43 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan memastikan tidak akan maju dalam kontestasi Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memastikan tidak akan maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Hal itu diungkapkan Zulhas panggilan akrabnya, saat disinggung peluangnya berduet dengan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.
"Wah saya nggak nyalon. Enggak ada duet-duet, nama saya Zulkifli Hasan, nggak ada O nya, ya lu tau lah," kata pria yang akrab disapa Zulhas di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/12/2021).
Baca juga: Yusril dan Zulhas Berpeluang Masuk Kabinet, Ini Alasannya
Wakil Ketua MPR RI itu justru meminta masyarakat untuk mencermati sejumlah tokoh nasional yang berpotensi maju di Pilpres 2024 dengan memiliki nama berakhiran O. "Kalau Jawa dan Jakarta ini baca tuh, siapa, yang masih ada O nya kan begitu," ujarnya.
Baca juga: Zulhas Dikabarkan Masuk Kabinet, PAN Komitmen Sukseskan Program Pemerintah
Menilik apa yang disampaikan Zulhas terkait calon pemimpin harus memilik nama mengandung huruf O, maka akan merujuk pada ramalan Jawa, yakni Jongko Joyoboyo, seorang pujangga yang memberi gambaran bahwa pemimpin Indonesia adalah mereka yang memiliki nama akhiran dari kata Noto Nogoro (menata negara).
"Wah saya nggak nyalon. Enggak ada duet-duet, nama saya Zulkifli Hasan, nggak ada O nya, ya lu tau lah," kata pria yang akrab disapa Zulhas di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/12/2021).
Baca juga: Yusril dan Zulhas Berpeluang Masuk Kabinet, Ini Alasannya
Wakil Ketua MPR RI itu justru meminta masyarakat untuk mencermati sejumlah tokoh nasional yang berpotensi maju di Pilpres 2024 dengan memiliki nama berakhiran O. "Kalau Jawa dan Jakarta ini baca tuh, siapa, yang masih ada O nya kan begitu," ujarnya.
Baca juga: Zulhas Dikabarkan Masuk Kabinet, PAN Komitmen Sukseskan Program Pemerintah
Menilik apa yang disampaikan Zulhas terkait calon pemimpin harus memilik nama mengandung huruf O, maka akan merujuk pada ramalan Jawa, yakni Jongko Joyoboyo, seorang pujangga yang memberi gambaran bahwa pemimpin Indonesia adalah mereka yang memiliki nama akhiran dari kata Noto Nogoro (menata negara).
(cip)
Lihat Juga :