Saling Klaim Dapat Dukungan PWNU, Gus Ipul: Muktamirin Nanti yang Memilih

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:12 WIB
loading...
Saling Klaim Dapat Dukungan...
Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan akan ada dua calon kuat Ketum PBNU yakni KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan KH Said Aqil Siroj (KH SAS). FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua PBNU Saifullah Yusuf ( Gus Ipul ) menilai deklarasi pencalonan diri kembali KH Said Aqil Siroj merupakan hal yang biasa. Dengan deklarasi ini, maka akan ada dua calon kuat yang akan maju yakni KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan KH Said Aqil Siroj (KH SAS).

"Setiap kader NU yang punya kemampuan dan pendukung, punya hak yang sama untuk mencalonkan Ketua Umum PBNU. Silakan nanti muktamirin (peserta muktamar) yang akan memilih," kata Gus Ipul, Kamis (9/12).

Di Muktamar NU, Ketua Umum akan dipilih secara langsung oleh muktamirin, sedangkan Rais Aam akan dipilih melalui mekanisme Ahwa (ahlul halli wal aqdi) yaitu pemilihan secara tertutup yang dilakukan 9 kiai sepuh NU. Ketua Umum di PBNU adalah pelaksana sedangkan Rais Aam adalah pengendalinya.

Baca juga: 28 PWNU Dukung KH Said Aqil Siroj, Ini Alasannya

"Kita ingin muktamar adem. Tapi biasa di NU itu ada gegeran (beda pendapat), tapi akhirnya ger-geran (guyonan). Saat ini ada yang menginginkan ketua umum bertahan atau status quo dan menginginkan regenarasi," ujar mantan Ketua Umum GP Ansor dua periode ini.

Gus Ipul yang juga keponakan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini menilai Kiai SAS sudah dua periode dan telah cukup waktu untuk berbuat bagi NU. "Saya sendiri menginginkan regenerasi dan Gus Yahya sangat layak meneruskan kepemimpinan di PBNU," ujarnya.

Untuk diketahui, deklarasi Kiai Said Aqil diklaim didukung beberapa Wilayah meskipun dalam beberapa foto yang beredar hanya sedikit PWNU yang hadir. Itu pun bukan ketua PWNU, melainkan hanya wakil ketua atau wakil sekretaris PWNU.

Sedangkan di lain pihak, beberapa media juga memfoto Gus Yahya yang selalu didampingi banyak Ketua PWNU. Saat Konferensi Besar di PBNU pada Selasa (7/12) malam misalnya, Gus Yahya juga tampak didampingi lebih dari 80% Ketua dan Rois Syuriah PWNU se-Indonesia.

Baca juga: Temui Rais Aam PBNU, 27 PWNU Sampaikan 3 Sikap Soal Muktamar ke-34 NU

Terkait hal ini, Gus Ipul mengatakan bahwa klaim bisa dilakukan siapa pun, tapi muktamirin yang akan menentukan di arena muktamar. "Mengklaim itu boleh tapi menghitungnya harus cermat," kata Gus Ipul.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved