Terima Dua Heli Bell Baru Buatan Kanada, Alutsista TNI AL Semakin Garang
Rabu, 08 Desember 2021 - 21:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Cari Pola Operasi, Panglima TNI Bersama KSAL Tinjau Kapal Selam Koarmada II
Dalam kesempatan tersebut, Yudo mengatakan Helikopter latih Bell-505 ini adalah pengadaan TNI Angkatan Laut 2021, yang selanjutnya akan bergabung dalam Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal. Menurutnya dengan adanya helikopter generasi terbaru dari Bell Textron yang efisien bahan bakar serta dilengkapi dengan rangkaian Avionics yang canggih sehingga tepat digunakan dalam rangka mendukung peningkatan kualifikasi penerbang dan siswa Penerbang TNI Angkatan Laut.
“Secanggih apa pun alutsista yang dimiliki, personel pengawak tetaplah menjadi faktor penentu. Terlebih lagi, dengan prinsip kesenjataan angkatan laut, yakni senjata yang diawaki, maka integrasi antara personel dan peralatan menjadi hal yang sangat penting. Dalam konteks inilah pesawat-pesawat latih memiliki peran sentral dalam pembinaan profesionalisme prajurit Rajawali Laut,” tegas Yudo.
Lebih lanjut Yudo mengungkapkan, pesawat udara sebagai komponen yang tidak terpisahkan dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) memiliki peran dan fungsi yang sangat vital, baik sebagai mata dan telinga maupun kepanjangan tangan dari armada kapal perang. Dengan keunggulan pada aspek kecepatan dan manuver, unsur udara dapat melaksanakan tugas-tugas pengintaian udara maritim, peperangan anti kapal selam, peperangan anti kapal permukaan, pendaratan pasrat lintas heli, dukungan maupun pengamatan dalam rangka penyeleng-garaan operasi laut yang efektif.
Peran Penerbangan Angkatan Laut sebagai komponen SSAT memiliki kelebihan pada aspek kecepatan dan manuver sehingga efektif sebagai patrolling force, supporting force dan attacking force, didukung dengan 6 fungsi yang dimiliki yaitu pengintaian udara maritirn, anti kapal selam, anti kapal permukaan, pendaratan pasrat lintas heli, dukungan logistik cepat dan pengamatan laut dalam rangka penyelenggaraan operasi laut.
Dalam kesempatan tersebut, Yudo mengatakan Helikopter latih Bell-505 ini adalah pengadaan TNI Angkatan Laut 2021, yang selanjutnya akan bergabung dalam Skuadron Udara 200 Wing Udara 2 Puspenerbal. Menurutnya dengan adanya helikopter generasi terbaru dari Bell Textron yang efisien bahan bakar serta dilengkapi dengan rangkaian Avionics yang canggih sehingga tepat digunakan dalam rangka mendukung peningkatan kualifikasi penerbang dan siswa Penerbang TNI Angkatan Laut.
“Secanggih apa pun alutsista yang dimiliki, personel pengawak tetaplah menjadi faktor penentu. Terlebih lagi, dengan prinsip kesenjataan angkatan laut, yakni senjata yang diawaki, maka integrasi antara personel dan peralatan menjadi hal yang sangat penting. Dalam konteks inilah pesawat-pesawat latih memiliki peran sentral dalam pembinaan profesionalisme prajurit Rajawali Laut,” tegas Yudo.
Lebih lanjut Yudo mengungkapkan, pesawat udara sebagai komponen yang tidak terpisahkan dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) memiliki peran dan fungsi yang sangat vital, baik sebagai mata dan telinga maupun kepanjangan tangan dari armada kapal perang. Dengan keunggulan pada aspek kecepatan dan manuver, unsur udara dapat melaksanakan tugas-tugas pengintaian udara maritim, peperangan anti kapal selam, peperangan anti kapal permukaan, pendaratan pasrat lintas heli, dukungan maupun pengamatan dalam rangka penyeleng-garaan operasi laut yang efektif.
Peran Penerbangan Angkatan Laut sebagai komponen SSAT memiliki kelebihan pada aspek kecepatan dan manuver sehingga efektif sebagai patrolling force, supporting force dan attacking force, didukung dengan 6 fungsi yang dimiliki yaitu pengintaian udara maritirn, anti kapal selam, anti kapal permukaan, pendaratan pasrat lintas heli, dukungan logistik cepat dan pengamatan laut dalam rangka penyelenggaraan operasi laut.
(cip)
Lihat Juga :