Bakal Rekrut Santri, KSAD Dudung Disarankan juga Adopsi Budaya Pesantren ke TNI
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Fakta ini, lanjut Jazilul, menunjukkan bahwa kalangan santri, baik secara fisik maupun secara intelektual ternyata mumpuni. Mereka ditempatkannya di bidang intelijen. "Jadi itu, Pak Dudung melihat sekarang hari ini, tantangan hari ini, bahwa ada sebagian yang mengguakan agama untuk menjadi (pemisah), bukan menjadi perekat," ujarnya.
Baca juga: KSAD Jenderal TNI Dudung Dukung Penuh Pendekatan Kesejahteraan di Papua
Untuk itu, di TNI perlu ada orang-orang yang memiliki kemampuan untu menjelaskan perihal agama, bukan hanya Islam tapi semua agama. "Di situ menurut saya para santri itu penting, karena menurut saya para santri itu sudah punya kekuatan fisik keagamaan dan visi kesantrian," tutur Jazilul.
Jazilul menambahkan, santri itu diajarkan lagu hubbul wathon minal iman. Artinya. cinta tanah air sebagian dari iman. Dalam konteks TNI, lagu itu sudah senapas dengan sapta marga.
"Oleh sebab itu TNI juga mengadopsi apa-apa yang menjadi, apakah lagu, apakah simbol, apakah ajaran yang mengarah pada memperkuat persatuan, merekatkan kebangsaan itu salah satunya," usulnya.
Baca juga: KSAD Jenderal TNI Dudung Dukung Penuh Pendekatan Kesejahteraan di Papua
Untuk itu, di TNI perlu ada orang-orang yang memiliki kemampuan untu menjelaskan perihal agama, bukan hanya Islam tapi semua agama. "Di situ menurut saya para santri itu penting, karena menurut saya para santri itu sudah punya kekuatan fisik keagamaan dan visi kesantrian," tutur Jazilul.
Jazilul menambahkan, santri itu diajarkan lagu hubbul wathon minal iman. Artinya. cinta tanah air sebagian dari iman. Dalam konteks TNI, lagu itu sudah senapas dengan sapta marga.
"Oleh sebab itu TNI juga mengadopsi apa-apa yang menjadi, apakah lagu, apakah simbol, apakah ajaran yang mengarah pada memperkuat persatuan, merekatkan kebangsaan itu salah satunya," usulnya.
(muh)
Lihat Juga :