Selesai Ikuti Uji Kompetensi ASN Polri, Novel Baswedan: Tinggal Tunggu Pelantikan

Selasa, 07 Desember 2021 - 13:56 WIB
loading...
Selesai Ikuti Uji Kompetensi...
Novel Baswedan dan sejumlah mantan pegawai KPK yang bersedia menjadi ASN di Polri mengikuti uji kompetensi di Mabes Polri, Selasa (7/12/2021). FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Novel Baswedan dan sejumlah mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bersedia menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Polri mengikuti uji kompetensi di Mabes Polri, Selasa (7/12/2021). Uji kompetensi ini dilakukan untuk memetakan kemampuan yang dimiliki mantan pegawai KPK.

Novel Basswedan menyakini proses perekrutan mantan pegawai KPK yang tidak lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) berjalan dengan baik. "Tadi saya dan kawan-kawan telah melakukan assessment untuk syarat dalam proses untuk menjadi ASN Polri. Alhamdulillah semua lancar dan saya yakin semua akan berjalan baik," katanya di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/12/2021).

Novel menjelaskan, uji kompetensi di Polri sama saja dengan assessment yang dilakukan instansi lain. Dia berujar pada dasarnya semua yang sudah menyatakan diri bersedia menjadi ASN di Polri sudah melakukan tahapan tes assessment.

Baca juga: Bersedia Jadi ASN Polri, Novel Baswedan: Kapolri Tunjukkan Kesungguhan Berantas Korupsi

"Saya kira tahapan assessment yang dilakukan sekarang ini telah selesai semuanya. Dan saya kira tinggal menunggu pelantikan. Saya kira itu saja," ucap Novel.

Pada kesempatan yang sama, mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap membeberkan, bahwa Polri selalu memberikan kemudahan bagi mantan pegawai KPK yang direkrut menjadi ASN di Polri. Dia mengatakan, bahwa yang dilakukan oleh mantan pegawai KPK yang tak lolos dalam TWK ini merupakan upaya untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Yang jelas bahwa apa yang dilakukan kami pada kesempatan kali ini adalah upaya kami untuk kembali memberantas korupsi di Indonesia, sehingga kami mau bergabung dengan kepolisian. Apalagi Pak Kapolri sendiri sudah berkomitmen ya dan tahap-tahap pun sudah kami lakukan, tinggal tahap terakhir yaitu pelantikan," kata Yudi.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, uji kompentensi itu dilakukan usai proses sosialisasi perekrutan 57 mantan pegawai KPK. Dia berujar uji kompetensi tersebut dilakukan untuk memetakan keahlian mantan pegawai KPK.

Baca juga: 44 Mantan Pegawai KPK Bersedia Jadi ASN Polri, 8 Menolak

"Tahap berikutnya akan dilaksanakan kegiatan uji kompetensi atau assessment, uji kompetensi itu sifatnya hanya mapping sesuai kompetensi yang dimiliki oleh pegawai KPK yang akan bergabung sebagai ASN Polri," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).

Untuk diketahui, 44 dari 57 mantan pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos dalam TWK setuju untuk direkrut menjadi ASN Polri. Sementara, delapan orang menolak. Sedangkan satu orang meninggal dunia, dan empat lainnya belum memberikan jawaban.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rekomendasi
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
Berita Terkini
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved