Harta Kekayaannya Naik, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Diminta Jelaskan

Kamis, 02 Desember 2021 - 20:51 WIB
loading...
Harta Kekayaannya Naik, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Diminta Jelaskan
Kenaikan harta Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada LHKPN tahun 2020 dipertanyakan. Pertanyaan ini datang dari mantan Jubir KPK Febri Diansyah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kenaikan harta Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) tahun 2020 dipertanyakan. Pertanyaan ini datang dari mantan Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah.

Baca juga: KPK Sebut Baru 18 Persen BUMD Sampaikan LHKPN

Dari data yang dihimpun oleh MNC Portal, memang benar ada kenaikan harta kekayaan yang dilaporkan oleh Nurul Ghufron pada tahun 2019 ke 2020. Harta yang dilaporkan pada tahun 2019 senilai Rp9.230.857.661. Sedangkan harta yang dilaporkan pada tahun 2020 yakni Rp13.489.250.570.

KPK: 19.000 Pejabat Negara Belum Lengkapi Dokumen LHKPN

"Pak @Nurul_Ghufron apakah data ini benar dan bisa dijelaskan? Sebagai bagian dari pencegahan korupsi, ada baiknya Pimpinan KPK jadi contoh keterbukaan tentang asal usul kekayaan berasal dari penghasilan sah," ujar Febri dikutip dari akun Twitternya, Kamis (2/12/2021).

Febri mengungkapkan, adanya penambahan harta saat Ghufron menjadi Dekan Universitas Jember lalu menjadi Wakil Ketua KPK. Total harta yang bertambah mencapai Rp6,7 Miliar.

"Jika dilihat data e-lhkpn KPK yang bersifat terbuka ini, saat jadi Dekan, kekayaan @Nurul_Ghufron total Rp6,7M. Sampai saat ini sejak jadi Dekan dan selama jadi Pimpinan KPK, total kenaikan Rp6,7 miliar. Dugaan saya, penambahan itu bukan hanya karena gaji di KPK. Tapi bisa faktor lain," kata Febri.

Faktor lain kata Febri, kenaikan kekayaan Nurul Ghufron bisa terjadi karena nilai pasar aset atau penambahan aset.

"Hal itu tentu bisa dijelaskan dengan mudah. Ya bisa juga sekaligus sebagai contoh prinsip transparansi pejabat publik. Bagian dari Pencegahan Korupsi. Silakan pak @Nurul_Ghufron," ungkap Febri.

Dari data yang dihimpun, pada laporan tahun 2019 harta tanah dan bangunan berjumlah Rp8.220.000.000, dan pada laporan 2020 terjadi kenaikan menjadi Rp11.080.000.000. Terjadi penambahan tanah seluas 580 m2 di Jakarta Selatan di tahun 2020 dari hasil sendiri senilai Rp2.860.000.000.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1916 seconds (10.101#12.26)