BEM Nusantara Konsolidasi di Sumsel, Undang 2 Menteri Bahas PEN

Kamis, 02 Desember 2021 - 19:09 WIB
loading...
BEM Nusantara Konsolidasi di Sumsel, Undang 2 Menteri Bahas PEN
BEM Nusantara akan menggelar konsolidasi di Sumsel pada 7-9 Desember 2021. Salah satu yang dibahas adalah pemulihan ekonomi yang menjadi tugas berat pemerintah. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara akan menggelar konsolidasi di Sumatera Selatan (Sumsel) pada 7-9 Desember 2021.Salah satu agenda yang dibahas adalah pemulihan ekonomi yang menjadi tugas berat pemerintah.

Nantinya ada beberapa rekomendasi bahan evaluasi berdasarkan tema yang diusung yaitu “Peran Mahasiswa Dalam Upaya Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Sosial Menuju Indonesia Emas 2045”. Baca juga: Asyik, Sri Mulyani Bakal Bagikan Sembako untuk 18,8 Juta Keluarga

Koordinator Pusat BEM Nusantara , Dimas Prayoga mengatakan, berdasarkan tema yang diusung dalam konsolidasi ini ada beberapa rekomendasi yang akan jadi bahan evaluasi akhir tahun untuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.“Sudah hampir dua tahun ini dunia dilanda pandemi Covid-19. Hal ini tentunya sangat berdampak pada sektor perekonomian Indonesia,” kata Dimas Prayoga dalam siaran persnya, Kamis (2/12/2021).

Selain akan membahas internal organisasi mahasiwa, BEM Nusantara juga akan menyumbangkan ide dan gagasan yang bisa dijadikan referensi oleh pemerintah mengenai percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) . Dia berharap, pada 2022 Indonesia bisa kembali bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

“Sebagai mahasiswa yang juga bagian dari elemen masyarakat kami coba berkontribusi. Semoga Indonesia bisa kembali bangkit,” ujarnya. Baca juga: Gandeng APIP Jatim, Satgas PEN Bareskrim Percepat Pemulihan Ekonomi

Dia mengungkapkan, dalam konsolidasi nantinya akan mengundang beberapa pembicara antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Para pembicara yang diundang berkaitan dengan PEN, seperti peluang BUMN yang menjadi lokomotif PEN dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bisa tumbuh masih di 2022.

“Saat ini kami masih melakukan komunikasi yang baik dengan pembicara yang kami undang. Kami melihat adanya peluang dan harapan bahwa BUMN di 2022 bisa menjadi lokomotif PEN. Dan berharap UMKM bisa tumbuh masih sehingga mendorong kemajuan ekonomi nasional,” terangnya.
(poe)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1740 seconds (11.210#12.26)