Fraksi PDIP Turun Tangan Damaikan Arteria Dahlan dengan Perempuan yang Memaki Ibunya

Rabu, 24 November 2021 - 15:09 WIB
loading...
Fraksi PDIP Turun Tangan...
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengatakan pimpinan Fraksi PDIP telah menyarankan kepada dirinya untuk berdamai dengan perempuan yang memaki ibunya. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengungkapkan bahwa sejumlah koleganya di Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) menyarankannya untuk berdamai dengan perempuan yang memaki ibundanya. Namun, Arteria masih akan mempertimbangkan saran tersebut.

"Jadi akan kami pertimbangkan. Kami menghormati senior, seperti Pak Bambang Pacul (Bambang Wuryanto, Sekretaris Fraksi PDIPDPR RI) sudah menyarankan perdamaian, itu pimpinan saya, saya harus tegak lurus. Ada Pak Utut (Utut Adianto, Ketua Fraksi PDIP DPR RI) juga menyarankan seperti itu, saya menghormati Mas Utut. Mas Hasto juga WA, saya bilang, mas itu kan rakyat kami, tanpa diminta saya akan membuka pintu damai," kata Arteria Dahlan kepada awak media di lobby Gedung Nusantara I DPR RI, Rabu (24/11/2021).

Selain kolega di DPR RI, kata Arteria Dahlan, dirinya juga dimediasi oleh mantan Anggota DPR RI yang merupaka saudara dari perempuan tersebut.

Baca juga: Sosok Anggiat Pasaribu, Wanita Keluarga Jenderal TNI yang Berseteru dengan Arteria Dahlan

"Ada upaya mediasi melalui mantan anggota DPR RI, karena (perempuan) itu saudaranya Pak Hasan. Saya dan Pak Hasan itu berkeluarga. Saudara kita di Medan itu, kalau kami di Medan, Pak Hasan itu preman Medan. Saya tuh adiknya, belajar preman dari Pak Hasan," katanya.

Arteria menjelasnya, dirinya bukan tidak mau berdamai dengan perempuan yang memaki ibundanya. Namun ia ingin memastikan pihak perempuan mencabut laporan kepada ibunya sebagai pegangan damai yang hendak dicapai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved