Cendekiawan Muslim Azyumardi Azra Sebut Banyak Ustaz Senang Menakuti Umat

Minggu, 21 November 2021 - 12:46 WIB
loading...
Cendekiawan Muslim Azyumardi...
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra menyebut banyak mubaligh masih senang menakuti umat dalam berdakwah. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra menyebut perlunya peningkatan kompetensi para mubaligh dalam berdakwah secara lisan (dakwah bil lisan). Menurutnya, saat ini masih banyak mubaligh yang suka menakut-nakuti umat dalam berdakwah.

Hal itu diungkapkan Azyumardi Azra dalam Seminar Internasional bertajuk 'Dakwah Islam dan Perubahan Masyarakat Era Digital' yang digelar secara daring, Minggu (21/11/2021).

"Saya kira kalau dakwah bil lisan kita itu cukup maju, saya kira cukup berperan. Walaupun dakwah bil lisan ini harus disempurnakan, di-upgrade," kata Azra dalam paparannya.

Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan Mubaligh Ketika Menyampaikan Risalah Islam

Azyumardi Azra berharap dengan adanya peningkatan kompetensi, diharapkan para mubaligh bisa menyajikan sebuah gambaran Islam yang rahmatan lil alamin dalam dakwahnya. Ia pun menyinggung masih adanya para mubaligh yang kerap menjadi sorotan dalam dakwahnya.

"Kita juga tahu banyak sekali ustaz-ustaz yang masih senang itu berbicaranya keras, suka menakut-nakuti umat, suka mungkin juga memaki-maki pemerintah misalnya, atau lembaga-lembaga Islam tertentu, atau tokoh-tokoh tertentu, itu masih ada," ujarnya.

"Jadi oleh karena itu, saya dari dulu mendukung upaya-upaya peningkatan kompetensi ustaz-ustaz kita ini ya, mubaligh-mubaligh kita ini, kompetensi keagamaannya harus ditingkatkan ya, misalnya dari sudut substansinya, sudut metodeloginya, dari sudut penyampaiannya itu harus ditingkatkan," katanya.

Baca juga: Busro Muqoddas: Mubaligh Jangan Hanya Terpaku Ayat-ayat Qauniyah

Azyumardi Azra bersyukur di Indonesia saat ini bebas berdakwah. Siapa saja bisa berdakwah dengan catatan ceramahnya itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan negara-negara tetangga lainnya.

"Coba bayangkan di negeri lain, seperti di Malaysia, kita enggak bisa ceramah semau kita sendiri. Kita harus minta izin, punya SIM, punya semacam surat izin berdakwah. Kalau enggak, ga bisa, ga boleh, kita melanggar hukum kalau di Malaysia, di Brunei, di tempat-tempat lain. Jadi inilah dakwah bil lisan harus ditingkatkan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Gesekan Antarumat...
Cegah Gesekan Antarumat Beragama, Penyuluh Agama Kini Dibekali Aturan KUHP Baru
Kepengurusan Baru Disahkan,...
Kepengurusan Baru Disahkan, PB Mathla'ul Anwar Tancap Gas Naik Level
LPOI Gelar Konsolidasi...
LPOI Gelar Konsolidasi untuk Perdamaian dan Peradaban Humanis
Sanad Digital: Bukan...
Sanad Digital: Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Kepemimpinan Kita
Tegaskan Perang Iran...
Tegaskan Perang Iran Vs AS-Israel Bukan Masalah Mahzab, Dubes Iran Ajak Umat Islam Bersatu
Kemenag Terbitkan Panduan...
Kemenag Terbitkan Panduan Takbiran di Bali Jika Berbarengan dengan Hari Raya Nyepi
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Pembangunan Masjid Nurlaila...
Pembangunan Masjid Nurlaila Naga di Manggarai Barat Perkuat Spiritual Masyarakat
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Berita Terkini
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved