Menhan Prabowo Bicara Perdamaian Dunia di Forum IISS Manama Dialogue
Sabtu, 20 November 2021 - 14:24 WIB
loading...
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mendorong perdamaian dunia dan menyampaikan komitmen Indonesia untuk hubungan yang baik dengan negara sahabat. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mendorong perdamaian dunia dan menyampaikan komitmen Indonesia untuk hubungan yang baik dengan negara sahabat. Hal ini disampaikan Prabowo pada pidatonya dalam Forum Dialog The 17th International Institute for Strategic Studies (IISS) Manama Dialogue 2021 di Bahrain, Sabtu (20/11/2021).
Prabowo menyebut saat ini nilai-nilai universal sudah menjadi semakin umum dengan adanya revolusi informasi digital. Nilai-nilai yang dimaksud tersebut adalah keinginan global untuk perdamaian, kebebasan berekspresi, keadilan sosial, dan kreativitas. Baca juga: Fahri Hamzah Bagikan Video Bareng Fadli Zon, Netizen: Lagi Disetrap Prabowo
“Mereka yang memegang kekuasaan dan kekuatan di dunia ini perlu berhenti sejenak. Mereka perlu menekankan pada nilai dan aturan pada penghormatan terhadap hak asasi manusia, pada perlindungan minoritas, pada perlindungan terhadap degradasi lebih lanjut dari lingkungan kita,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan di kanal Youtube IISS Manam, Sabtu (20/11/2021).
Prabowo melanjutkan pada akhirnya kekuatan yang seimbang dengan kebajikan adalah kunci dari perdamaian dunia dan para pemimpin harus mencerminkan nilai kebajikan dan rasa hormat itu.
“Pemimpin harus mencerminkan kebajikan dan rasa hormat. Kekuatan-kekuatan besar dunia perlu menghayati ini. Hanya dengan begitulah sejarah akan menilai mereka. Tidak hanya menjadi kekuatan besar, tetapi lebih penting dan abadi, yaitu menjadi peradaban besar,” tuturnya
Ketua Umum Partai Gerindra ini menekankan Indonesia sendiri berkomitmen untuk selalu terbuka atas hubungan eksternal dengan senantiasa berusaha mewujudkan atmosfer yang harmonis untuk hidup damai berdampingan bersama semua pihak.
Adapun sikap dalam hubungan multilateral dengan berbagai negara, mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ini menegaskan Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan semua negara dan menjaga netralitas.
Prabowo menyebut saat ini nilai-nilai universal sudah menjadi semakin umum dengan adanya revolusi informasi digital. Nilai-nilai yang dimaksud tersebut adalah keinginan global untuk perdamaian, kebebasan berekspresi, keadilan sosial, dan kreativitas. Baca juga: Fahri Hamzah Bagikan Video Bareng Fadli Zon, Netizen: Lagi Disetrap Prabowo
“Mereka yang memegang kekuasaan dan kekuatan di dunia ini perlu berhenti sejenak. Mereka perlu menekankan pada nilai dan aturan pada penghormatan terhadap hak asasi manusia, pada perlindungan minoritas, pada perlindungan terhadap degradasi lebih lanjut dari lingkungan kita,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan di kanal Youtube IISS Manam, Sabtu (20/11/2021).
Prabowo melanjutkan pada akhirnya kekuatan yang seimbang dengan kebajikan adalah kunci dari perdamaian dunia dan para pemimpin harus mencerminkan nilai kebajikan dan rasa hormat itu.
“Pemimpin harus mencerminkan kebajikan dan rasa hormat. Kekuatan-kekuatan besar dunia perlu menghayati ini. Hanya dengan begitulah sejarah akan menilai mereka. Tidak hanya menjadi kekuatan besar, tetapi lebih penting dan abadi, yaitu menjadi peradaban besar,” tuturnya
Ketua Umum Partai Gerindra ini menekankan Indonesia sendiri berkomitmen untuk selalu terbuka atas hubungan eksternal dengan senantiasa berusaha mewujudkan atmosfer yang harmonis untuk hidup damai berdampingan bersama semua pihak.
Adapun sikap dalam hubungan multilateral dengan berbagai negara, mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ini menegaskan Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan semua negara dan menjaga netralitas.
Lihat Juga :