Ferdinand Hutahaean Ungkap Plus Minus Fadli Zon Gabung Partai Ummat atau Gelora

Jum'at, 19 November 2021 - 16:06 WIB
loading...
Ferdinand Hutahaean...
Eks Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Eks Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengungkapkan plus dan minus Fadli Zon bergabung dengan Partai Ummat atau Partai Gelombang Rakyat ( Gelora ) Indonesia. Menurut Ferdinand, jika dilihat dari kesamaan pola pikir, karakter, dan visi politik, maka Fadli Zon lebih cocok ke Partai Ummat.

“Tapi risikonya sangat mungkin karier politik Fadli akan hilang karena Partai Ummat menurut analisis saya tidak akan lolos jadi peserta pemilu, maka peluangnya masuk DPR akan hilang,” kata Ferdinand kepada SINDOnews, Jumat (19/11/2021).

Sedangkan jika Fadli Zon ingin tetap tampil di DPR, maka dia menilai cocok bergabung ke Partai Gelora. Dia menilai Partai Gelora lebih punya peluang masuk DPR RI. “Meskipun sangat kecil peluang Partai Gelora lolos parliamentary threshold 4%. Tapi karier politik Fadli tidak akan mati di Gelora karena tetap bisa tampil karena partai ini akan jadi peserta pemilu,” pungkasnya.

Baca juga: Partai Ummat Siap Menampung Fadli Zon

Diketahui, beberapa waktu lalu anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mendapatkan teguran dari partainya karena menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum meninjau banjir di Sintang, Kalimantan Barat. Teguran itu dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melalui Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani.

Fadli Zon dikenal sering mengkritik pemerintah. Sedangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat ini berada di dalam pemerintahan, menjabat menteri pertahanan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Gerindra Harap Lawatan...
Gerindra Harap Lawatan Prabowo ke Prancis Tak Dipolitisasi
Partai Ummat Persilakan...
Partai Ummat Persilakan Pihak yang Keberatan Pernyataan Amien Rais Tempuh Jalur Hukum
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved