Peran Kiai Said, Ribuan Hektare Aset Tanah dan Bangunan Milik NU Berhasil Disertifikasi

Rabu, 17 November 2021 - 19:49 WIB
loading...
Peran Kiai Said, Ribuan...
Ratusan hektare aset Nahdlatul Ulama (NU) berhasil disertifikasi oleh Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) PBNU masa khidmat 2015-2021. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ratusan hektare aset Nahdlatul Ulama (NU) berhasil disertifikasi oleh Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2015-2021. Legalitas aset ini selaras dengan cita-cita Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mewujudkan kemaslahatan organisasi, utamanya terkait hak milik atas tanah dan bangunan.

Selama ini, aset berupa tanah dan bangunan yang dikelola warga NU banyak yang tidak memiliki legalitas, sehingga dikhawatirkan munculnya oknum tertentu mengklaim tanah tersebut sebagai hak miliknya.

Ketua LWP PBNU H Mardini mengatakan, jumlah aset yang mampu dilakukan sertifikasi sampai November 2021 berjumlah 657,5 hektare tanah dan bangunan, dengan total 15.362 sertifikat.

Baca juga: Hadir di Kupang, Kiai Said Aqil Pimpin Peletakan Batu Pertama Gedung PWNU NTT

Aset dan tanah wakaf tersebut tersebar di Jawa Timur dengan total sertifikat 12.256 dan luas tanah 5.605.809 m2, Jawa Tengah dengan total 1.952 sertifikat dan luas 774.375 m2, Jawa Barat dengan total 21 sertifikat dan luas tanah 106.203 m2, DIY dengan total 117 sertifikat dan luas tanah 311.296 m2, dan DKI Jakarta dengan total 5 sertifikat dan luas tanah 3.399 m2.

Selanjutnya, Banten dengan total 5 sertikat dan luas tanah 19.098 m2, Kepulauan Riau dengan total 1 sertifikat dan tanah seluas 10.000 m2, Sumatera Barat dengan jumlah 2 sertikat dan luas tanah 1.423 m2, Papua Barat dengan total 1 sertifikat dan luas tanah 20.000 m2, Sulawesi Selatan 1 sertifikat dan luas tanah 13.860 m2, Sulawesi Tenggara 1 sertikat dan luas tanah 10.000 m2.

"Banyak sertifikat yang terbelengkalai sekarang sudah terselesaikan dengan baik dan banyak sekali," kata Mardini, Rabu (17/11/2021).

Menurutnya, kegiatan pendampingan penyelamatan aset NU oleh LWP PBNU dibantu oleh LWP masing-masing wilayah, sangat berkontribusi terhadap adanya aset yang dimiliki NU di semua daerah. LWP PBNU sejak dilantik 2015 silam langsung bergerak cepat ke tengah-tengah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan aset dan bangunan.

Baca juga: Said Aqil Sebut Syuriah NU Harus Bisa Baca Kitab Kuning

"NU kan banyak sekali pondok, masjid, musala tidak jelas legalitasnya, surat-suratnya. Kebanyakan mereka minta saya untuk menyelesaikan, ada juga di antara mereka yang ngurus sendiri, kalau ada kesulitan di BPN saya yang bantuin," katanya.

Peran Kiai Said
Keberhasilan LWP PBNU tidak terlepas dari peran Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siroj. Sejak dipimpin alumnus Ummul Qurra Saudi Arabia ini, manajemen lembaga dan banom NU semakin hidup dan memberikan dampak yang luas kepada masyarakat.

Selain seorang ulama, Kiai Said dinilai sebagai sosok yang cepat dalam mengambil sikap terutama ketika ada persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Menurut Kiai Said, salah satu cara agar dapat membantu masyarakat secara maksimal yakni mereformasi gerakan organisasi.

"Banyak sekali perubahannya dulu tidak pernah terselesaikan. Sekarang kita urusi agar tanah-tanah NU punya kekuatan hukum," kata Mardini.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved