PP Fatayat NU Gelar Literasi Digital Wujudkan Perempuan Bijak dan Cerdas Bermedia
Jum'at, 12 November 2021 - 22:27 WIB
loading...
A
A
A
“Alangkah baiknya dalam bertukar informasi digital, kita tetap memegang teguh aswaja, agar tidak kebablasan,” kata Anggia.
Tenaga Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Devie Rahmawati juga mengingatkan agar ketika bermain gawai tetap mengedepankan prinsip cakap digital. Dengan prinsip tahu, terampil, tingkah laku positif dan produktif di media sosial maka akan terhindar dari budaya-budaya buruk yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi digital.
“Kita menggunakan gawai harus smart atau cakap. Jangan sampai budaya-budaya hoaks, pamer, bullying, atau ingin eksis malah akan menjerumuskan kita menjadi pribadi yang jauh dari nilai-nilai agama,” tutur Devie.
Senada dengan Devie, Ketua Bidang Politik Hukum dan Advokasi PP Fatayat NU Siti Mukarromah pun menegaskan bahwa mestinya dengan berpegang teguh pada ajaran agama para perempuan di tubuh NU tidak lagi tersesat oleh akses buruk perkembangan teknologi digital. Siti juga berharap agar acara Literasi Digital Fatayat NU mampu mengail nilai-nilai luhur Islam ahlussunah waljamaah dalam menempatkan standar etika dan norma dalam berinteraksi digital. Baca juga: PWNU dan PCNU se-Kepulauan Riau Kembali Minta Said Aqil Siroj Pimpin PBNU
"Fatayat NU menegaskan akan terus berperan dalam pendewasaan digitalisasi untuk mewujudkan perempuan bijak dan cerdas bermedia," ucapnya.
Tenaga Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Devie Rahmawati juga mengingatkan agar ketika bermain gawai tetap mengedepankan prinsip cakap digital. Dengan prinsip tahu, terampil, tingkah laku positif dan produktif di media sosial maka akan terhindar dari budaya-budaya buruk yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi digital.
“Kita menggunakan gawai harus smart atau cakap. Jangan sampai budaya-budaya hoaks, pamer, bullying, atau ingin eksis malah akan menjerumuskan kita menjadi pribadi yang jauh dari nilai-nilai agama,” tutur Devie.
Senada dengan Devie, Ketua Bidang Politik Hukum dan Advokasi PP Fatayat NU Siti Mukarromah pun menegaskan bahwa mestinya dengan berpegang teguh pada ajaran agama para perempuan di tubuh NU tidak lagi tersesat oleh akses buruk perkembangan teknologi digital. Siti juga berharap agar acara Literasi Digital Fatayat NU mampu mengail nilai-nilai luhur Islam ahlussunah waljamaah dalam menempatkan standar etika dan norma dalam berinteraksi digital. Baca juga: PWNU dan PCNU se-Kepulauan Riau Kembali Minta Said Aqil Siroj Pimpin PBNU
"Fatayat NU menegaskan akan terus berperan dalam pendewasaan digitalisasi untuk mewujudkan perempuan bijak dan cerdas bermedia," ucapnya.
(kri)
Lihat Juga :