Fakta-fakta Sejarah 10 November: Berdirinya Kerajaan Majapahit, Pertempuran Surabaya, hingga Jadi Hari Pahlawan
Rabu, 10 November 2021 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Pertempuran ini dimulai sejak 27 Oktober hingga 20 November 1945. Sementara puncak pertempuran, terjadi pada 10 November 1945. Puncak pertempuran tersebut yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional.
Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ini menjadi salah satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi nasional Indonesia.
Pertempuran ini juga menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Adapun, penyebab Pertempuran Surabaya hingga terjadinya peristiwa 10 November 1945 berawal dari insiden di Hotel Yamato.
Di mana, tentara Belanda saat itu mengibarkan bendera kebangsaannya di atas Hotel Yamato. Akibatnya, timbul kegaduhan dari penduduk Surabaya. Hingga akhirnya, tokoh bangsa Hariyono dan seorang pemuda, Koesno Wibowo berhasil merobek bendera Belanda di atap Hotel Yamato.
Aksi tersebut memancing emosi Belanda. Pertempuran semakin panas. Tak berselan lama, seorang Komandan Militer Inggris Jenderal Mallaby tewas saat melintas Jembatan Merah. Inggris juga Belanda marah dan mengancam Indonesia.
Namun, ancaman tersebut tak membuat gentar tentara serta arek Suroboyo. Bahkan mereka menyatakan siap perang untuk mempertahankan Indonesia. Hingga, pagi di 10 November 1945, Sutomo atau yang dikenal dengan Bung Tomo membakar semangat para pejuang.
Pekik kalimat 'Merdeka atau Mati' terus digaungkan oleh para pejuang. Pertempuran pun pecah pada 10 November 1945. Banyak korban berjatuhan dari pejuang Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.
Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Ini menjadi salah satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi nasional Indonesia.
Pertempuran ini juga menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Adapun, penyebab Pertempuran Surabaya hingga terjadinya peristiwa 10 November 1945 berawal dari insiden di Hotel Yamato.
Di mana, tentara Belanda saat itu mengibarkan bendera kebangsaannya di atas Hotel Yamato. Akibatnya, timbul kegaduhan dari penduduk Surabaya. Hingga akhirnya, tokoh bangsa Hariyono dan seorang pemuda, Koesno Wibowo berhasil merobek bendera Belanda di atap Hotel Yamato.
Aksi tersebut memancing emosi Belanda. Pertempuran semakin panas. Tak berselan lama, seorang Komandan Militer Inggris Jenderal Mallaby tewas saat melintas Jembatan Merah. Inggris juga Belanda marah dan mengancam Indonesia.
Namun, ancaman tersebut tak membuat gentar tentara serta arek Suroboyo. Bahkan mereka menyatakan siap perang untuk mempertahankan Indonesia. Hingga, pagi di 10 November 1945, Sutomo atau yang dikenal dengan Bung Tomo membakar semangat para pejuang.
Pekik kalimat 'Merdeka atau Mati' terus digaungkan oleh para pejuang. Pertempuran pun pecah pada 10 November 1945. Banyak korban berjatuhan dari pejuang Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan.
Lihat Juga :