Gerindra Sebut Jokowi Restui Para Menteri Naikkan Elektabilitas
Senin, 08 November 2021 - 20:58 WIB
loading...
Para menteri di Pemerintahan Presiden Jokowi dibolehkan menaikkan elektabilitasnya. Hal ini dikatakan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani terkait Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para menteri di Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dibolehkan menaikkan elektabilitasnya. Hal ini dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra , Ahmad Muzani terkait Pilpres 2024.
Baca juga: Empat Elite PAN Ini Dinilai Potensial Jadi Menteri Jokowi
"Presiden memberikan kebebasan kepada semua menterinya untuk melakukan, menaikkan popularitas dan elektabilitas," kata Muzani di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/11/2021).
Baca juga: Abdul Mu'ti Bilang Sebagian Menteri Jokowi Elitis, Siapa Saja?
Wakil Ketua MPR itu tak mempersoalkan hal tersebut. Bahkan menurut dia, hal itu bagus dalam sebuah proses demokrasi yang sehat dalam memilih pemimpin.
"Makin banyak makin bagus. Kami sendiri di Gerindra melihat itu sebagai sesuatu yang baik. Rakyat pilihannya makin banyak, makin bagus," ujarnya.
Ketua Fraksi di DPR ini juga meyakini, hal ini tak akan berpengaruh pada stabilitas pemerintahan. Dia mengira, di bawah kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf hal itu bukan menjadi persoalan.
"Kalau kita percaya pada kekuatan demokrasi itu pasti tidak akan mengganggu stabilitas pemerintahan. Itu adalah sesuatu yang wajar-wajar saja di demokrasi," pungkasnya.
Baca juga: Empat Elite PAN Ini Dinilai Potensial Jadi Menteri Jokowi
"Presiden memberikan kebebasan kepada semua menterinya untuk melakukan, menaikkan popularitas dan elektabilitas," kata Muzani di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/11/2021).
Baca juga: Abdul Mu'ti Bilang Sebagian Menteri Jokowi Elitis, Siapa Saja?
Wakil Ketua MPR itu tak mempersoalkan hal tersebut. Bahkan menurut dia, hal itu bagus dalam sebuah proses demokrasi yang sehat dalam memilih pemimpin.
"Makin banyak makin bagus. Kami sendiri di Gerindra melihat itu sebagai sesuatu yang baik. Rakyat pilihannya makin banyak, makin bagus," ujarnya.
Ketua Fraksi di DPR ini juga meyakini, hal ini tak akan berpengaruh pada stabilitas pemerintahan. Dia mengira, di bawah kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf hal itu bukan menjadi persoalan.
"Kalau kita percaya pada kekuatan demokrasi itu pasti tidak akan mengganggu stabilitas pemerintahan. Itu adalah sesuatu yang wajar-wajar saja di demokrasi," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :