Fahri Hamzah Kritik Gaya Parpol Oposisi di DPR, Kerjanya Pencitraan dan Potong Gaji Anggota

Jum'at, 05 November 2021 - 17:48 WIB
loading...
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah menilai parpol oposisi di DPR tidak menjalankan tugas pengawasan terhadap pemerintah dengan baik. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritisi gaya oposisi atau parpol di luar pemerintahan. Menurutnya, mereka tidak menjalankan fungsinya secara baik dalam mengawasi jalannya pemerintahan di DPR, padahal fungsi pengawasan ini sangat dibutuhkan.

"Kritik kepada lembaga negara yang bertugas untuk menjadi pengawas dan oposisi terhadap eksekutif sangat diperlukan karena kita sebagai rakyat dan pembayar pajak harus melihat bukti nyata bahwa mereka mengawasi," kata Fahri dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (5/11/2021).

Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia ini justru melihat bahwa parpol oposisi ini justru hanya melakukan pencitraan semata, mulai dari memotong gaji para anggota fraksinya, sampai bagi-bagi bantuan sosial (bansos). Padahal, itu bukan tugas parpol oposisi.

Baca juga: Singgung Pertanyaan Jokowi, Fahri Hamzah Bahas Lagi Lemahnya Oposisi

"Sekarang ini yang tampak bukan mereka mengawasi tapi hanya komen-komen yang tidak jelas dan dibarengi oleh pencitraan, potong gaji, bansos, sumbangan kiri kanan yang sebetulnya bukan merupakan tugas dari pada lembaga pengawas dan oposisi, tetapi itu sebenarnya tugas eksekutif," tuturnya.

Fahri menegaskan, tugas utama dari lembaga legislatif adalah betul-betul melakukan pengecekan secara detail pada aspek aturan, aspek anggaran, dan hal-hal lain yang berbasis kepada regulasi dan administrasi keuangan.

Mantan Anggota Komisi III DPR ini menekankan bahwa fungsi ini sangat penting dan tidak boleh dianggap remeh. Partai Gelora sebagai partai baru yang belum punya instrumen untuk mengawasi pemerintah wajib mengingatkan semua partai politik yang punya kursi di parlemen untuk bekerja sungguh-sungguh dalam situasi krisis seperti ini.

Baca juga: Parpol Pemerintah dan Oposisi Dukung Penunjukan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI

"Jangan main-main dan jangan anggap remeh tugas pengawasan sebab tanpa pengawasan yang baik, jalannya pemerintahan bisa membahayakan keselamatan bangsa dan negara serta rakyat Indonesia," kata Fahri.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Rekomendasi
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Berita Terkini
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved